" Status YM ""
ukm indonesia sukses

PELUANG BISNIS PENGOBATAN

GAYA HIDUP ERGONOMIS DAN HOLISTIC MENINGKAT

Tren gaya hidup sehat ergonomis, atau holistic (menyeluruh lahir dan batin), pencegahan dan pengobatan penyakit non medis semakin digemari. Kendatipun peluang bisnisnya masih relatif kecil, sekitar ratusan juta rupiah, tetapi akan terus meningkat. Tren tersebut terjadi mengingat, masyarakat modern Jakarta juga semakin rentan mengalami depresi dan stres.

"Akibat depresi, stres, beban hidup, biasanya langsung merembet ke jenis penyakit lain, seperti jantung, darah tinggi, maag. Roda ekonomi di Jakarta, semakin cepat. Intensitas aktivitas meningkat, sehingga banyak masyarakat modern yang semakin mencari penyembuhan penyakit non medis. Dokter tetap dibutuhkan, tetapi masyarakat perlu pengobatan alternatif sehingga menjadi komplementer," Vera Umbara, praktisi Holistic Health Care mengatakan kepada Business News, Sabtu (1/5).

Fenomena gaya hidup sehat ergonomis, holistic akhirnya mulai beralih ke suatu /wcfcjsetfea7(penyelenggaraan)di hotel-hotel berbintang seperti talk show, testimony (pembuktian), networking, dan lain-lain Di luar negeri, seperti Amerika, metode yang sama, Quantum Toucha\a Richard Gordon sudah lebih dulu populer. Begitu pula di Thailand, Taiwan, metode Sin Yi Qi, danKiro praktik di Australia juga sudah dikenal masyarakat. Sementara di Indonesia, awalnya bermula dari kegiatan di komunitas meditasi, yoga, wind, dan lain sebagainya.

Mereka tidak mengenakan biaya, tetapi hanya sebatas mengisi kegiatan yang bermanfaat. Kalau meditasi, biasanya di Vihara, Yoga di klub-klub, dan wind di Masjid. Tetapi sekarang, banyak praktisi dan instruktur yang mengadakan di hotel-hotel berbintang Mereka tidak lagi hanya sekedar membantu penyembuhan, atau melakukan kegiatan ntu.ii keagamaan, tetapi membuat package deal. Para peserta dikenakan biaya, karena penyelenggaraannya di hotel berbintang, plus konsumsi, materi seminar, dan lain sebagainya. Paling tidak untuk satu acara, kurang lebih lima jam, butuh biaya sekitar Rp20 s/d 30 juta untuk kurang lebih 50 peserta,".

Potensi bisnis penyelenggaraan penyembuhan ergonomis dan holistic, semakin lama juga melibatkan banyak pihak. Beberapa praktisi Human Resources (SDM/Sumber Daya Manusia) sekarang juga sudah mulai tertank menggunakan metode holistic healt care. Misalkan di salah satu hotel berbintang di bilangan S. Parman, suatu acara Talk Show Spektakuler melibatkan dua kutub latar belakang para pembicaranya Ada rohamawan (Bhikshu, Ustadz), praktisi SDM, manager, dan pembaca kartu taroL Biasanya tema yang dipilih, disesuaikan dengan segmen pengunjung yang dibidik.

"Tetapi pada umumnya, peserta adalah kelas menengah ke atas. Kelompok ini yang dianggap rentan dengan modernitas kehidupan kota Jakarta. Bukan hanya beban fisik, tetapi juga psikis yang sehari-hari mereka harus emban. Berdasarkan umur, rata-rata peserta juga antara 40 s/d 50 tahun. Karena pada saat umur tersebut, setiap orang mengemban tanggung jawab keluarga, terutama biaya untuk anak-anak sekolah, kesehatan, rekreasi. Selain itu, filosofi life begins at fourty, menunjukkan karir pekerjaan, urusan rumah tangga, kualitas hidup mulai bisa dirasakan pada umur di atas 40 tahun,".

Holistic health care mencakup berbagai varian (jenis kegiatan yang berbeda), seperti meditasi, terapi tertawa lepas, metode Qi(penyaluran energi/tenaga dalam) atau energi vital tubuh, akupuntur, pijat, massage, aroma therapy, dll. Ada beberapa metode yang terkesan mudah dilakukan, tetapi para praktiknya tidak semudah yang dibayangkan Misalkan metode tertawa lepas - yang sebetulnya banyak orang melakukannya hampir sebap hari. "Berdasarkan peneliban, tertawa lepas bagi mereka yang usianya antara 40 s/d 50 bukan perkara mudah. Terutama mereka yangselama ini bekerja di sektor keuangan, pialang saham, mudah sekali mengalami depresi. Kita lihat, banyak institusi keuangan di Indonesia, termasuk sektor perpajakan, sangat rentan mengalami gejolak. Faktor loss dalam trading (transaksi perdagangan berjangka, forex I foreign exchange), sehingga mengalami kerugian besar, miliaran Rupiah. Atau kejahatan keuangan, seperti para nasabah yang kehilangan uangnya di (ex) Bank Century adalah contoh nyata,".

Mengaktifkan "Tombol" Pembuangan Energi Kotor

Muditta Jaya Kondanna, di tempat yang berbeda, pemilik klub gaya hidup ergonomis mengatakan kepada Business News, Sabtu (1/5), bahwa semua metode/terapi terhadap pasien, berkaitan erat dengan sistem vital di dalam tubuh Masyarakat masih menggunakan jasa dokter untuk suatu pengobatan, termasuk jantung, stroke, kista, tumor, kanker, hipertensl, dan lain sebagainya. Tetapi ketika pasien pernah merasa tidak puas dengan hasil kedokteran, ternyata banyak yang beralih ke pengobatan altematif termasuk metode ergonomis dan holistic. "Di Klub yang saya bangun, terapi pengobatan adalah dengan membuat energi kotor atau energi negatif. Kami mencoba mengaktifkan tombol pembuangan (energi kotor) dari dalam tubuh pasien. Terkadang menggunakan metode Qi, di mana energi vital tubuh dibersihkan,". Bisnis pengobatan altematif ergonomis dibangun sejak tahun 2003 yang lalu. Awalnya, yaitu ketika Ibunya menderita kelainan pada tungkai kaki.

Karena merasa sangat prihatin, ia pun beberapa kali diskusi dengan para ahli, terutama yang dari China dan beberapa yang dari Indonesia. Ternyata, hasilnya tidak mengecewakan. Sejak itu, timbul rasa percaya diri dan memberanikan diri membuka klinik. "Sampai sekarang, saya terpaksa harus menolak pasien. Karena yang bersangkutan tidak mau diterapi oleh anak buah saya. Sementara saya sudah kehabisan waktu untuk melayani pasien lain. Sementara sipasicn juga tidak mau menunggu giliran,".

Biaya yang dibebankan kepada pasien juga bervariasi. Tetapi untuk suatu pengobatan penyakit berat seperti stroke, pasien dikenakan biaya Rp300 s/d 500 ribu. Kepastian sembuh untuk penyakit berat sulit untuk diukur dengan frekuensi pengobatan. Terkadang pasien sering bertanya, sampai berapa kali datang terapi untuk bisa sembuh. Hal ini sangat sulit ditentukan mengingat, terapi yang digunakan adalah kombinasi penyesuaian antara fisik dan psikis.

"Pola pikir, ucapan dan perbuatan menentukan kondisi fisik seseorang. Penyakit seberat apapun, seperti jantung, stroke, tidak mustahil bisa disembuhkan dengan pelatihan dan terapi holistik dan ergonomis. Karena dari pikiran, biasanya merembet ke ketahanan fisik pasien". ( SL )

Pemerintah Turunkan Bunga Kredit Usaha Rakyat Dua Persen

Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui penetapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22/PMK.O5/2010 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/PMK.05/2008 mengenai Fasilitas Penjaminan KUR. Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Harry Z Soe-ratln. di Jakarta. Selasa (4/5). mengatakan, penetapan PMK baru Ini untuk mendukung pelaksanaan Addendum Nota Kesepahaman Bersama tenr tang Penjaminan Kredit/Pem-biayaan kepada Usaha Mikro. Kecil. Menengah, dan Koperasi (UMKM-K).

Ia menjelaskan, penurunan lingkat bunga KUR dilakukan dengan menimbang perlunya dilakukan penyesuaian atas ketentuan terkait dengan persyaratan penjaminan, pembayaran imbal jasa penjaminan, dan pelaporan.

Salah satu pasal yang mengalami perubahan adalah ketentuan besarnya tingkat bunga kredit dimana tingkat bunga kredit/margin pembiayaan untuk kredit sebesar Rp5 juta ke bawah yang dalam PMK sebelumnya ditetapkan paling tinggi sebesar 24 persen, efektif per tahun berubah menjadi paling tinggi 22 per-sen efektif per tahun atau ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan atas rekomendasi Komite Kebijakan.

Sedangkan untuk kredit di atas Rp5 Juta sampai dengan Rp500 juta, tingkat bunga kredit margin pembiayaan yang dikenakan yang sebelumnya paling tinggi 16 persen efektif per tahun, berubah menjadi paling tinggi 14 persen efektif per tahun atau ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan atas rekomendasi Komite Kebijakan. Menurut dia. KUR yang disalurkan kepada setiap Usaha Mikro, Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM-K) tersebut dapat digunakan baik untuk kredit modal kerja maupun kredit investasi dan ketentuan ini tertuang dalam pasal 5 ayat (2).

Selain itu, terdapat penambahan ayat dalam pasal 4 yang menyatakan bahwa Bank Pelaksana dapat menyalurkan KUR, secara langsung kepada UMKM-K dan/atau tidak langsung melalui lembaga linkage dengan pola executing dan/ atau pola channeling. Penyaluran KUR yang telah dilaksanakan sebelum berlakunya PMK ini. tetap berpedoman pada PMK Nomor 135/ PMK.05/2008 tentang Fasilitas Penjaminan Kredit Usaha Rakyat sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor lO/PMK.05/2009.

PMK ini mulai berlaku sejak tanggal 12 Februari 2010 yaitu satu bulan sejak Addendum II Nota Kesepahaman Bersama tentang Penjaminan Kredit/Pembiayaan Kepada Usaha Mikro. Kecil. Menengah Dan Koperasi ditandatangani. Sementara itu. Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan sebelumnya mengungkapkan, penyerapan dana

Kredit Usaha Rakyat (KUR) melambat sejak 2009 hingga kuartal 1/2010. Bahkan, penyaluran KUR sampai Maret 2010 belum menggembirakan. Dari target penyaluran Rp5 triliun dalam kuartal 1/2010 baru tersalur sekitar Rpl.4 triliun. Penyaluran yang melambat tersebut menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi seluruh pemangku kepentingan.(iz)

Kemenkop Dorong UKM Pangan Miliki Sertifikat Halal

KEMENTERIAN Koperasi dan UKM (Kemenkop) mendorong pelaku UKM yang bergerak di bidangpangan, obat-obalan. dan kosmetika untuk memiliki sertifikat lialal. "Kaini berharapagar kualitas produk UMKM dan koperasi yang bergerak di bidang makanan, minuman, obat-obatan, dan kosmetika bisa menjamin kepastian produk yang dihasilkannya melalui sertifikat lialal." kata Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Choirul Djamhari, di

Jakarta. Selasa.

Pihaknya menilai salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing UMKM dan Koperasi adalah melalui kepemilikan sertifikat halal untuk produk yang dihasilkannya Choirul mengatakan, melalui program yang telah diterapkan oleh Kemenkop yakni keamanan pangan, pendampingan, dan sertifikasi produk lialal, beberapa UMKM telah memiliki sertifikat halal. "Realisasi sampai saat ini sudah sebanyak 280 UMKM didaftarkan sertifikasi halal," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akanterus berupaya meningkatkan penialiaman tentang pentingnya produk thalal untuk produk-produk yang dikonsumsi langsung. Oleh karena itu, pendaftaran sertifikasi halal bagi produk UMKM mutlak dilakukan. "Sasaran kami adalah terfasilitasnya pendaftaran sertifikat lialal sekaligus meningkalkan daya saing produk UMKM." katanya. Ia menambahkan, kegiatan pendampingan dan sertifikasi halal yang telah dirintis institusinya saat ini telah diaplikasikan oleh sebagian besar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi dan/atau kabupaten. "Se-lain itu, melalui program replikasi tersebut juga telah difasilitasi pendaftaran beberapa UKM untuk mendapatkan sertifikat halal." katanya.

Adanya sertifikat halal tidak jarang dipersyaratkan agar dapat menembus pasar ekspor negara-negara tertentu seperti Timur Tengah Selama ini produk kuliner Indonesia, misalnya, kerap kali kalali bersaing bila disandingkan dengan produk pangan dari Malaysia yang telah lebih dahulu memiliki sertifikat lialal. Padalial dari sisi variasi ragam dan rasa, produk kuliner Indonesia jauh lebih kaya BANT

Entri Populer