JAKARTA Indonesia masih perlu bekerja keras meningkatkan jumlah wirausa-hawannya sekitar 4,7 juta orang lagi agar bisa mencapai angka ideal 2% dari jumlah penduduk guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Neddy Rafinaldy Halim, Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan dari sekitar 238 juta penduduk Indonesia, sebanyak 169,33 juta adalah masyarakat dengan usia kerja, sedangkan jumlah wirausaha tercatat sekitar 564.240, atau hanya sekitar 0,24% dari total penduduk.
"Menurut teori internasional, persentase wirausaha ideal adalah 2%. Jadi, jumlah wirausaha kita masih jauh untuk membangun pertumbuhan perekonomian nasional," ujar Neddy Rafinaldy Halim pada pembukaan rapat konsultasi penumbuhan dan pengembangan sarjana wirausaha, Senin malam.
Amerika Serikat saat ini memiliki sekitar 11,S%-12% wirausahawan, unggul jauh di atas negara lain seperti China dan Jepang 10%, Singapura dan India 7% maupun Malaysia yang sudah melampaui persentase ideal. Negeri jiran ini memiliki wirausaha 3% dari jumlah penduduk.
Untuk mencapai angka ideal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM sejak awal 2010 meluncurkan program wirausaha sarjana. Melalui wirausahawan terdidik strata Sl, pemerintah optimistis proses penciptaan kewirausahaan bisa berjalan lancar. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah angka pengangguran pada 2009 mencapai 8,96 juta orang. Hasil survei internasional sesuai dengan daya saing dan produktivias kerja pada 2010, Indonesia menempati peringkat ke-57 dari 61 negara yang disurvei. Menurut dia, hal ini disebabkan unit produktif Indonesia tidak bisa memberi sumbangan terhadap perekonomian secara signifikan, sebab ada pekerjaan yang pada dasarnya bisa diselesaikan oleh satu orang, faktanya dikerjakan dua orang.
Untuk mencapai angka 2%, Kementerian Koperasi dan UKM mengandalkan program 1.000 sarjana wirausaha pada 2010. "Kami telah melakukan sosialisasi di 12 provinsi tentang program ini, dan targetnya adalah melahirkan 1.000 wirausaha, sedangkan pembiayaannya juga kami fasilitasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir [LPDB-KUMKM]," tegas Neddy.
Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM meminta pemerintah daerah aktif menciptakan wirausaha baru dari kalangan sarjana melalui program pemerintah. Oleh karena itu, dalam rapat dilibatkan berbagai instansi dan pejabat terkait daerah, untuk selanjutnya menyosialisasikan program 1.000 wirausaha sarjana.
Indonesia kekurangan 4,7 juta wirausaha
Entri Populer
-
Cara budidaya ikan gurame / gurami terlengkap di kolam dan terpal . Anda memiliki hobi beternak ikan, maka sudah saatnya anda melakukan s...
-
>>> Membuat kandang ayam Kini informasi peternakan ayam akan membantu anda, bagai mana memelihara ayam dan membuat kandang aya...
-
Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangku...
-
13/02/2012 Ayam Lepas Tambah 50 Gerai Tahun Ini BISNIS resto dengan menu utama ayam masih memiliki prospek baik kendati pemainnya suda...
-
28/12/2011 Peluang Usaha Tepung Talas Dari Tepung Talas Bisa Raih Omzet Miliaran Rupiah Selain tepung terigu dan tepung mocaf, masih ada t...
-
07/03/2012 Hanya Butuh Pakan Alami, Panen Belut Super Melimpah Selain mudah, budidaya belut super juga minim risiko. Hal utama yang haru...
-
Pase permulaan Dalam pase permulaan berawal dari umur 0 hari sampai 6 minggu, dimana bentuk ukuran dan keseragaman sebagai tujuan b...
-
Ikan nilatermasuk jenis ikan air tawar yang mudah dibudida-yakan. Dengan tingkat produktivitas yang tinggi, tak perlu waktu lama untuk meman...