" Status YM ""
ukm indonesia sukses: Nilai order UKM binaan Astra melonjak

Nilai order UKM binaan Astra melonjak

Nilai order usaha kecil menengah binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang diraih terhadap grup usaha Astra pada semester I tahun ini mencapai Rp3,5 triliun, dan berpotensi mencapai rekor baru Rp7 triliun hingga Desember 2010.
Aminduddin, Ketua Pengurus YDBA, menjelaskan pihaknya optimistis omzet ajau nilai order mencapai Rp7 triliun, karena pertumbuhan industri otomotif Grup Astra akan mendorong produktivitas kinerja UKM melalui 432 subkontraktor.

Jumlah UKM binaan yayasan tersebut pada tahun lalu sekitar 4.000, dan mereka terkait langsung dengan bisnis yang berada di bawah Grup Astra. Selain itu YDBA juga membina" sekitar 7.500 UKM yang tidak terkait langsung dengan bisnis komponen otomotif. "Sebagai perbandingan, nilai order tahun lalu pada semester pertama Rp3 triliun, sedangkan pada semester pertama tahun ini mencapai

Rp3,5 triliun. Kami optimistis nilai order UKM binaan YDBA hinga akhir Desember tahun ini bisa menembus angka Rp7 triliun," katanya, kemarin. Adapun total nilai order UKM hingga Desember 2009, hanya Rp5,3 triliun.. Nilai ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan periode 2008 yang mampu mencapai Rp6,3 trilii-un. Dengan berbagai indikasi, YDBA optimistis tahun ini nilai ordernya bisa menembus Rp7 triliun.

Kualitas produk Saat ini YDBA mendelegasikan sejumlah 43 petugas atau personal incharge (PIC) dari seluruh perusahaan Grup Astra untnuk melakukan monitoring dan kualitas produk ataukomponen yang dihasilkan UKM. Pengawasan ini dilakukan dengan tujuan utama, agar seluruh komponen tetap memiliki kualitas standar. Seluruh PIC secara rutin sekitar 4 kali dalam setahun mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas. Sebab, mereka bertanggung jawab langsung terhadap produk-produk.

Selain mempunyai 432 subkontraktor binaan, YDBA juga menjalin kerja sama dengan sekitar 40 subkontraktor lainnya yang tidak menjadi subkontraktor. Yayasan ini juga mempunyai bengkel binaan yang terdiri dari sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Sedikitnya ada 294 bengkel binaan khusus sepeda motor serta 124 bengkel binaan untuk kendaraan roda empat atau mobil.

Unit-unit tersebut juga mendorong peningkatan kapasitas order terhadap UKM melalui komponen-komponennya."UKM binaan kami yang memproduksi komponen sepeda motor maupun kendaraan roda empat saat ini ada di empat wilayah Indonesia, masing-masing di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi.

Entri Populer