SELALU awali bekerja dengan doa. dan akjilri dengan doa. Selamat bekerja semoga SOp Ini I bisa membantu dan menjadi panduan dalam bekerja menjadi lebih baik lagi.
Tulisan pada kertas HVS berukuran sedang itu terpampang di papan pengumuman yang dipasang dekat pintu masuk kantor BungaHati.com di Jalan Isa. Kebonjeruk. Jakarta Barat.Meskipun Bunga Hall.com tergolong usaha kecil menengah (UKM) dengan delapan tenaga kerja dan omzet di bawah Rp 100 Juta per bulan, tapi sudah dikelola dengan profesional dan modem. Contoh, setiap karyawan telah memiliki rincian tugas masing-masing, termasuk proses pekerjaannya dari awal sampai akhir.
Semua itu tertuang dalam standar operasi prosedur (SOP), misalnya, untuk perangkat bunga. SOP kurir ((adwal pengiriman barang dan list tarif kurir). SOP sales dan customer service."Jadi, kurir enggak usah disuruh-suruh lagi karena dia sudah tahu tugasnya, kata Agung.Dengan adanya SOP. manajemen BungaHatl.Com dapat mengetahui, misalnya, dibutuhkan waktu satu Jam plus 35 menit untuk membuat sebuah bunga papan standar dua Jambu! (atas bawah). "Dari situ, kamitahu kemampuan kami. Kami hanya sanggup membuat 10 bunga papan sehari. Kami tidak mau menerima order melebihi kemampuan sebab nanti hasilnya bisa mengecewakan konsumen." ujar Agung yang berniat menunaikan ibadah haji tahun 2013.
Agung mengaku semua SOP dikerjakan sendiri tanpa bantuan konsultan, dengan tujuan agar dia bisa lepas dari tugas rutin dan fokus pada pengembangan usaha. "Saya mau fokus agar BungaHati.com dikenal warga Jakarta. Selain itu. saya masih memiliki koleksi 100domain untuk berbagai usaha online, seperti, Toko-BungaOnline. SewaMobll.com. TanahAbang.com yang akan dikembangkan di masa mendatang." katanya penuh semangat.
Kekuatan Agung adalah, selain masih muda, dia Juga tekun, sabar dan kreatif. Hal Itu tercermin dari perjalanan bisnisnya selama Ini."Saya resign kerja bulan Februari 2008. setelah siap secara mental dan hasil usahanya telah melebihi gaji saya per bulan. Tapi, yang penting bagaimana mengubah mindset menjadi entrepreneur." katanya mengenal "evolusi" dirinya dari karyawan menjadi wirausaha.
Seiring dengan perkembangan bisnisnya. Elyana, istri Agung. Juga memutuskan resign dan meninggalkan posisi empuk di sebuah perusahaan farmasi. Dia ingin membantu suaminya mengembangkan usaha di tengah persaingan pasar yang kian ketat dan perlunya terus menata SDM.Terus terang, saya sempat stres ketika awal-awal mengelola usaha ini karena di tempat saya bekerja semuanya sudah tertata rapih, sementara di sini semuanya harus dibangun dari nol. Butuh kesabaran ekstra dan terus membenahi sistem agar suasana kerja makin baik untuk semua pihak." ujar Elyana. (hes)
Bisnis Boleh UKM, Manajemen Wajib Profesional
Bisnis Boleh UKM, Manajemen Wajib Profesional
SELALU awali bekerja dengan doa. dan akjilri dengan doa. Selamat bekerja semoga SOp Ini I bisa membantu dan menjadi panduan dalam bekerja menjadi lebih baik lagi.
Tulisan pada kertas HVS berukuran sedang itu terpampang di papan pengumuman yang dipasang dekat pintu masuk kantor BungaHati.com di Jalan Isa. Kebonjeruk. Jakarta Barat.Meskipun Bunga Hall.com tergolong usaha kecil menengah (UKM) dengan delapan tenaga kerja dan omzet di bawah Rp 100 Juta per bulan, tapi sudah dikelola dengan profesional dan modem. Contoh, setiap karyawan telah memiliki rincian tugas masing-masing, termasuk proses pekerjaannya dari awal sampai akhir.
Semua itu tertuang dalam standar operasi prosedur (SOP), misalnya, untuk perangkat bunga. SOP kurir ((adwal pengiriman barang dan list tarif kurir). SOP sales dan customer service."Jadi, kurir enggak usah disuruh-suruh lagi karena dia sudah tahu tugasnya, kata Agung.Dengan adanya SOP. manajemen BungaHatl.Com dapat mengetahui, misalnya, dibutuhkan waktu satu Jam plus 35 menit untuk membuat sebuah bunga papan standar dua Jambu! (atas bawah). "Dari situ, kamitahu kemampuan kami. Kami hanya sanggup membuat 10 bunga papan sehari. Kami tidak mau menerima order melebihi kemampuan sebab nanti hasilnya bisa mengecewakan konsumen." ujar Agung yang berniat menunaikan ibadah haji tahun 2013.
Agung mengaku semua SOP dikerjakan sendiri tanpa bantuan konsultan, dengan tujuan agar dia bisa lepas dari tugas rutin dan fokus pada pengembangan usaha. "Saya mau fokus agar BungaHati.com dikenal warga Jakarta. Selain itu. saya masih memiliki koleksi 100domain untuk berbagai usaha online, seperti, Toko-BungaOnline. SewaMobll.com. TanahAbang.com yang akan dikembangkan di masa mendatang." katanya penuh semangat.
Kekuatan Agung adalah, selain masih muda, dia Juga tekun, sabar dan kreatif. Hal Itu tercermin dari perjalanan bisnisnya selama Ini."Saya resign kerja bulan Februari 2008. setelah siap secara mental dan hasil usahanya telah melebihi gaji saya per bulan. Tapi, yang penting bagaimana mengubah mindset menjadi entrepreneur." katanya mengenal "evolusi" dirinya dari karyawan menjadi wirausaha.
Seiring dengan perkembangan bisnisnya. Elyana, istri Agung. Juga memutuskan resign dan meninggalkan posisi empuk di sebuah perusahaan farmasi. Dia ingin membantu suaminya mengembangkan usaha di tengah persaingan pasar yang kian ketat dan perlunya terus menata SDM.Terus terang, saya sempat stres ketika awal-awal mengelola usaha ini karena di tempat saya bekerja semuanya sudah tertata rapih, sementara di sini semuanya harus dibangun dari nol. Butuh kesabaran ekstra dan terus membenahi sistem agar suasana kerja makin baik untuk semua pihak." ujar Elyana. (hes)
Tulisan pada kertas HVS berukuran sedang itu terpampang di papan pengumuman yang dipasang dekat pintu masuk kantor BungaHati.com di Jalan Isa. Kebonjeruk. Jakarta Barat.Meskipun Bunga Hall.com tergolong usaha kecil menengah (UKM) dengan delapan tenaga kerja dan omzet di bawah Rp 100 Juta per bulan, tapi sudah dikelola dengan profesional dan modem. Contoh, setiap karyawan telah memiliki rincian tugas masing-masing, termasuk proses pekerjaannya dari awal sampai akhir.
Semua itu tertuang dalam standar operasi prosedur (SOP), misalnya, untuk perangkat bunga. SOP kurir ((adwal pengiriman barang dan list tarif kurir). SOP sales dan customer service."Jadi, kurir enggak usah disuruh-suruh lagi karena dia sudah tahu tugasnya, kata Agung.Dengan adanya SOP. manajemen BungaHatl.Com dapat mengetahui, misalnya, dibutuhkan waktu satu Jam plus 35 menit untuk membuat sebuah bunga papan standar dua Jambu! (atas bawah). "Dari situ, kamitahu kemampuan kami. Kami hanya sanggup membuat 10 bunga papan sehari. Kami tidak mau menerima order melebihi kemampuan sebab nanti hasilnya bisa mengecewakan konsumen." ujar Agung yang berniat menunaikan ibadah haji tahun 2013.
Agung mengaku semua SOP dikerjakan sendiri tanpa bantuan konsultan, dengan tujuan agar dia bisa lepas dari tugas rutin dan fokus pada pengembangan usaha. "Saya mau fokus agar BungaHati.com dikenal warga Jakarta. Selain itu. saya masih memiliki koleksi 100domain untuk berbagai usaha online, seperti, Toko-BungaOnline. SewaMobll.com. TanahAbang.com yang akan dikembangkan di masa mendatang." katanya penuh semangat.
Kekuatan Agung adalah, selain masih muda, dia Juga tekun, sabar dan kreatif. Hal Itu tercermin dari perjalanan bisnisnya selama Ini."Saya resign kerja bulan Februari 2008. setelah siap secara mental dan hasil usahanya telah melebihi gaji saya per bulan. Tapi, yang penting bagaimana mengubah mindset menjadi entrepreneur." katanya mengenal "evolusi" dirinya dari karyawan menjadi wirausaha.
Seiring dengan perkembangan bisnisnya. Elyana, istri Agung. Juga memutuskan resign dan meninggalkan posisi empuk di sebuah perusahaan farmasi. Dia ingin membantu suaminya mengembangkan usaha di tengah persaingan pasar yang kian ketat dan perlunya terus menata SDM.Terus terang, saya sempat stres ketika awal-awal mengelola usaha ini karena di tempat saya bekerja semuanya sudah tertata rapih, sementara di sini semuanya harus dibangun dari nol. Butuh kesabaran ekstra dan terus membenahi sistem agar suasana kerja makin baik untuk semua pihak." ujar Elyana. (hes)
UMKM, Modal Utama Jabar
55 UDAH, jangan dilihat patok kilometernya, lkJ masih nyisa berapa kilometer lagi. Nikmati saja perjalanannya..." Kalimat menggoda itu dilontarkan Pemimpin BI Bandung Yang Ahmad Rizal. tatkala dalam perjalanan menuju Desa Margalaksana, Kec. Bungbulang, Kab. Garut beberapa waktu lalu.
Bukan tanpa alasan kata-kata tersebut diucapkan, pasalnya lokasi tujuan yang tak kunjung terlihat serta jalan yang belum juga berujung memaksa mata untuk segera melirik tatkala melihat patok penunjuk kilometer terlihat. Belum lagi jalan yang berkelok-kelok (yang tak kalah bersaing dengan Kelok 44 di daerah Sumatra Barat), membuat godaan melirik patok tersebut begitu kuat, untuk sekadar mengetahui, seberapa jauhkah lagi lokasi yang dituju.
Namun, godaan patok tak berjalan efektif bagi pria itu. Ia begitu asyik menikmati suguhan pemandangan permadani hijau yang terhampar. Gunung yang berlapis dengan kabut menggantung membuatnya begitu menikmati perjalanan tersebut Apalagi menurut mantan Kepala Perwakilan Pembantu Kantor Perwakilan Tokyo BI, suguhan alam yang terhampar itu merupakan potensi besar bagi Jawa Barat Keragaman budaya, alam yang indah, serta masyarakat yang kreatif dengan banyaknya industri kreatif dan usaha mikro kecfl menengah (UMKM) merupakan modal utama yang dimiliki Jabar.
Pemanfaatan potensi itu, diyakini Yang, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Jabar. Sekaligus mendorong pengembangan dan kemajuan UMKM Jabar. Yang juga yakin, prinsip connecting people, menjadi salah satu solusi bagi tantangan pemanfaatan tersebut. Berikutpenuturan Yang Ahmad Rizal kepada wartawan Pikiran Rakyat, Yulistyne Kasumaning-rum, beberapa waktu lalu.
Bagaimanakah Bapak melihat UMKM di Jabar saat ini? Setujukah jika permodalan menjadi kendala yang dihadapi UMKM saat ini? Bisa dikatakan hampir 90 persen penduduk Jabar hidup dari UMKM. Hal itu tentunya berdampak cukup besar pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masyarakat dan inflasi. UMKM memiliki pengaruh cukup penting pada pertumbuhan ekonomi di Jabar. Pengembangan UMKM tentu akan sejalan pula dengan pengembangan daerah ini dan masyarakat Oleh karena itu, UMKM memiliki porsi cukup penting untuk menopang kehidupan masyarakat.
Hanya, potensi yang dimiliki UMKM belum tergali secara optimal, disebabkan sejumlah kendala. Namun, jika permodalan menjadi kendala, mungkin ya tetapi juga ada kendala lainnya, yakni pemasaran. Banyak UMKM yang masih belum tersentuh perbankan. Akibatnya, mereka lebih sering berhubungan dengan pelepas uang (rentenir) dibandingkan dengan perbankan, bagaimana Bapak melihat itu?
Saya pernah ke daerah yang perajinnya memasok barang ke Tajur. Setelah ke sana, saya baru tahu, temyata dari sekian banyak perajin, baru satu yang berhubungan dengan bank. Kondisi tersebut tentu menjadi pertanyaan, tetapi setelah dikomunikasikan, akhirnya hal tersebut bisa diselesaikan. Memang, kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak UMKM yang belum tersentuh bank. Oleh karena itu, kami sedang mencoba secara terus-me-nerus membenahi hal tersebut.
Salah satunya, petugas bank ha-rus mengubah cara kerja mereka, bisa dengan mencontoh pendekatan yang dilakukan pelepas uang. Yang saya maksud, mencontoh servis yang diberikan, yakni ada saat dibutuhkan. Contohnya di Caringin, suku bunga yang dikenakan kepada pedagang itu bisa mencapai 30 persen, hanya untuk pemakaian tiga jam. Tentu membingungkan, tetapi banyak yang menggunakan jasa itu, artinya hitung-hitungan yang dilakukan pedagang sesuai. Ini yang harus di contoh, jangan hanya di belakang meja dan menunggu.
Selain kendala permodalan, Bapak mengatakan pemasaran juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi UMKM. Bagaimanakah kondisinya? Kita tidak bisa hanya berhenti pada proses produksi. Nah, hal inilah yang menjadi salah satu tantangan, apalagi berdasarkan pengalaman dan pengamatan, aspek pemasaran merupakan kendala utama UMKM di Jabar. Mereka bisa menghasilkan, tetapi tidak bisa memasarkan, di sinilah peran kita.
Misalnya, dengan melaksanakan safari bazar atau berkomunikasi dengan pihak lain dan menghubungkan antara satu pihak dan pihak lainnya. Misalnya, di satu daerah ada penghasil A, sementara di daerah lain ada yang membutuhkan A Nah, karena kita tahu hal itu, coba dihubungkan. Pelaku UMKM umumnya belum memikirkan menjual produk mereka jauh dari wilayahnya berada, inilah yang harus difasilitasi. Untuk pemasaran antardaerah tersebut, seperti apakah gambarannya?
Misalnya dibuat misi dagang antardaerah, entah apa pun na-ma atau bentuknya, yang pasti bertugas mencari informasi mengenai kebutuhan suatu daerah. Di sisi lain ia juga memiliki informasi mengenai produk yang dibutuhkan tersebut. Jika ini dilakukan, perdagangan yang terjadi akan semakin bagus.
Saya pikir, hal ini bisa dilakukan, apalagi kita memiliki suatu sistem yang berjenjang mulai dari yang paling bawah. Jika hal tersebut dikomunikasikan dan dipahami secara bersama-sama, akan bisa dilaksanakan. Selain itu, tentu saja dengan kerja sama semua pihak dengan mengerti fungsi dan peran masing-masing. Jabar memiliki potensi alam luar biasa. Potensi tersebut apabila dimanfaatkan selain akan mendorong sektor pariwisata, juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pe-ngembangan UMKM. Pemanfaatan seperti apakah yang ada dalam bayangan Bapak?
Hasil hipotesis sementara, potensi pariwisata Jabar sangat tinggi. Alamnya indah. Hanya, belum dikemas. Saya berpikir pengembangan pariwisata Jabar digabungkan dengan UMKM dan kultur. Maksudnya, memang saat ini banyak yang datang, tetapi hanya melihat factory outlet, kuliner. Padahal, ada potensi alam yang bisa dikembangkan, yakni menggabungkan alam dengan kebudayaan lokal ni, ada Apalagi. Sunda memiliki tiga ratus jenis budaya. Saya yakin orang akan datang, apalagi dengan posisi Iata yang dekat dengan pusat dan beragam kebudayaan yang dimiliki. Akan tetapi, tentunya tetap menjaga alam dan kearifan lokal.
Bapak cukup lama berada di negeri orang. Dari sekian perjalanan itu, adakah yang bisa dibagi untuk perkembangan generasi muda kita? Ketika dulu saya ditugaskan di Amerika Serikat, saya tidak membawa tabungan. Karena, selama di sana saya selalu jalan-jalan bersama keluarga. Alhasil, dari 50 negara bagian, 48 di antaranya sudah dikunjungi. Namun, dari hal itu, saya bisa melihat begini banyak kebudayaan dan pengetahuan dengan mempelajari lingkungan. Hal itu sangat membantu dalam pergaulan, termasuk juga bagi anak-anak saya. Hasilnya, ketika ha-rus berhadapan dengan orang lain, ndak ada rasa minder. Oleh karena itu, saya selalu menikmati setiap perjalanan yang dilakukan karena ada pengetahuan baru yang akan kita dapatkan. Makanya, patok kilometer tidak usah terus dilihat nikmati saja.
Kemudian, dari perjalanan itu, dengarlah setiap kata yang diucapkan orang lain. Karena, dari situ akan muncul mutual respects. Dengan berkomunikasi, dengan menghargai setiap orang, hidup kita akan berjalan dengan baik.
Bukan tanpa alasan kata-kata tersebut diucapkan, pasalnya lokasi tujuan yang tak kunjung terlihat serta jalan yang belum juga berujung memaksa mata untuk segera melirik tatkala melihat patok penunjuk kilometer terlihat. Belum lagi jalan yang berkelok-kelok (yang tak kalah bersaing dengan Kelok 44 di daerah Sumatra Barat), membuat godaan melirik patok tersebut begitu kuat, untuk sekadar mengetahui, seberapa jauhkah lagi lokasi yang dituju.
Namun, godaan patok tak berjalan efektif bagi pria itu. Ia begitu asyik menikmati suguhan pemandangan permadani hijau yang terhampar. Gunung yang berlapis dengan kabut menggantung membuatnya begitu menikmati perjalanan tersebut Apalagi menurut mantan Kepala Perwakilan Pembantu Kantor Perwakilan Tokyo BI, suguhan alam yang terhampar itu merupakan potensi besar bagi Jawa Barat Keragaman budaya, alam yang indah, serta masyarakat yang kreatif dengan banyaknya industri kreatif dan usaha mikro kecfl menengah (UMKM) merupakan modal utama yang dimiliki Jabar.
Pemanfaatan potensi itu, diyakini Yang, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Jabar. Sekaligus mendorong pengembangan dan kemajuan UMKM Jabar. Yang juga yakin, prinsip connecting people, menjadi salah satu solusi bagi tantangan pemanfaatan tersebut. Berikutpenuturan Yang Ahmad Rizal kepada wartawan Pikiran Rakyat, Yulistyne Kasumaning-rum, beberapa waktu lalu.
Bagaimanakah Bapak melihat UMKM di Jabar saat ini? Setujukah jika permodalan menjadi kendala yang dihadapi UMKM saat ini? Bisa dikatakan hampir 90 persen penduduk Jabar hidup dari UMKM. Hal itu tentunya berdampak cukup besar pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masyarakat dan inflasi. UMKM memiliki pengaruh cukup penting pada pertumbuhan ekonomi di Jabar. Pengembangan UMKM tentu akan sejalan pula dengan pengembangan daerah ini dan masyarakat Oleh karena itu, UMKM memiliki porsi cukup penting untuk menopang kehidupan masyarakat.
Hanya, potensi yang dimiliki UMKM belum tergali secara optimal, disebabkan sejumlah kendala. Namun, jika permodalan menjadi kendala, mungkin ya tetapi juga ada kendala lainnya, yakni pemasaran. Banyak UMKM yang masih belum tersentuh perbankan. Akibatnya, mereka lebih sering berhubungan dengan pelepas uang (rentenir) dibandingkan dengan perbankan, bagaimana Bapak melihat itu?
Saya pernah ke daerah yang perajinnya memasok barang ke Tajur. Setelah ke sana, saya baru tahu, temyata dari sekian banyak perajin, baru satu yang berhubungan dengan bank. Kondisi tersebut tentu menjadi pertanyaan, tetapi setelah dikomunikasikan, akhirnya hal tersebut bisa diselesaikan. Memang, kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak UMKM yang belum tersentuh bank. Oleh karena itu, kami sedang mencoba secara terus-me-nerus membenahi hal tersebut.
Salah satunya, petugas bank ha-rus mengubah cara kerja mereka, bisa dengan mencontoh pendekatan yang dilakukan pelepas uang. Yang saya maksud, mencontoh servis yang diberikan, yakni ada saat dibutuhkan. Contohnya di Caringin, suku bunga yang dikenakan kepada pedagang itu bisa mencapai 30 persen, hanya untuk pemakaian tiga jam. Tentu membingungkan, tetapi banyak yang menggunakan jasa itu, artinya hitung-hitungan yang dilakukan pedagang sesuai. Ini yang harus di contoh, jangan hanya di belakang meja dan menunggu.
Selain kendala permodalan, Bapak mengatakan pemasaran juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi UMKM. Bagaimanakah kondisinya? Kita tidak bisa hanya berhenti pada proses produksi. Nah, hal inilah yang menjadi salah satu tantangan, apalagi berdasarkan pengalaman dan pengamatan, aspek pemasaran merupakan kendala utama UMKM di Jabar. Mereka bisa menghasilkan, tetapi tidak bisa memasarkan, di sinilah peran kita.
Misalnya, dengan melaksanakan safari bazar atau berkomunikasi dengan pihak lain dan menghubungkan antara satu pihak dan pihak lainnya. Misalnya, di satu daerah ada penghasil A, sementara di daerah lain ada yang membutuhkan A Nah, karena kita tahu hal itu, coba dihubungkan. Pelaku UMKM umumnya belum memikirkan menjual produk mereka jauh dari wilayahnya berada, inilah yang harus difasilitasi. Untuk pemasaran antardaerah tersebut, seperti apakah gambarannya?
Misalnya dibuat misi dagang antardaerah, entah apa pun na-ma atau bentuknya, yang pasti bertugas mencari informasi mengenai kebutuhan suatu daerah. Di sisi lain ia juga memiliki informasi mengenai produk yang dibutuhkan tersebut. Jika ini dilakukan, perdagangan yang terjadi akan semakin bagus.
Saya pikir, hal ini bisa dilakukan, apalagi kita memiliki suatu sistem yang berjenjang mulai dari yang paling bawah. Jika hal tersebut dikomunikasikan dan dipahami secara bersama-sama, akan bisa dilaksanakan. Selain itu, tentu saja dengan kerja sama semua pihak dengan mengerti fungsi dan peran masing-masing. Jabar memiliki potensi alam luar biasa. Potensi tersebut apabila dimanfaatkan selain akan mendorong sektor pariwisata, juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pe-ngembangan UMKM. Pemanfaatan seperti apakah yang ada dalam bayangan Bapak?
Hasil hipotesis sementara, potensi pariwisata Jabar sangat tinggi. Alamnya indah. Hanya, belum dikemas. Saya berpikir pengembangan pariwisata Jabar digabungkan dengan UMKM dan kultur. Maksudnya, memang saat ini banyak yang datang, tetapi hanya melihat factory outlet, kuliner. Padahal, ada potensi alam yang bisa dikembangkan, yakni menggabungkan alam dengan kebudayaan lokal ni, ada Apalagi. Sunda memiliki tiga ratus jenis budaya. Saya yakin orang akan datang, apalagi dengan posisi Iata yang dekat dengan pusat dan beragam kebudayaan yang dimiliki. Akan tetapi, tentunya tetap menjaga alam dan kearifan lokal.
Bapak cukup lama berada di negeri orang. Dari sekian perjalanan itu, adakah yang bisa dibagi untuk perkembangan generasi muda kita? Ketika dulu saya ditugaskan di Amerika Serikat, saya tidak membawa tabungan. Karena, selama di sana saya selalu jalan-jalan bersama keluarga. Alhasil, dari 50 negara bagian, 48 di antaranya sudah dikunjungi. Namun, dari hal itu, saya bisa melihat begini banyak kebudayaan dan pengetahuan dengan mempelajari lingkungan. Hal itu sangat membantu dalam pergaulan, termasuk juga bagi anak-anak saya. Hasilnya, ketika ha-rus berhadapan dengan orang lain, ndak ada rasa minder. Oleh karena itu, saya selalu menikmati setiap perjalanan yang dilakukan karena ada pengetahuan baru yang akan kita dapatkan. Makanya, patok kilometer tidak usah terus dilihat nikmati saja.
Kemudian, dari perjalanan itu, dengarlah setiap kata yang diucapkan orang lain. Karena, dari situ akan muncul mutual respects. Dengan berkomunikasi, dengan menghargai setiap orang, hidup kita akan berjalan dengan baik.
Langganan:
Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Cara budidaya ikan gurame / gurami terlengkap di kolam dan terpal . Anda memiliki hobi beternak ikan, maka sudah saatnya anda melakukan s...
-
>>> Membuat kandang ayam Kini informasi peternakan ayam akan membantu anda, bagai mana memelihara ayam dan membuat kandang aya...
-
Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangku...
-
13/02/2012 Ayam Lepas Tambah 50 Gerai Tahun Ini BISNIS resto dengan menu utama ayam masih memiliki prospek baik kendati pemainnya suda...
-
28/12/2011 Peluang Usaha Tepung Talas Dari Tepung Talas Bisa Raih Omzet Miliaran Rupiah Selain tepung terigu dan tepung mocaf, masih ada t...
-
07/03/2012 Hanya Butuh Pakan Alami, Panen Belut Super Melimpah Selain mudah, budidaya belut super juga minim risiko. Hal utama yang haru...
-
Pase permulaan Dalam pase permulaan berawal dari umur 0 hari sampai 6 minggu, dimana bentuk ukuran dan keseragaman sebagai tujuan b...
-
Ikan nilatermasuk jenis ikan air tawar yang mudah dibudida-yakan. Dengan tingkat produktivitas yang tinggi, tak perlu waktu lama untuk meman...