" Status YM ""
UKM Indonesia Sukses: Hanya Butuh Pakan Alami, Panen Belut Super Melimpah

Hanya Butuh Pakan Alami, Panen Belut Super Melimpah

07/03/2012
Hanya Butuh Pakan Alami, Panen Belut Super Melimpah

Selain mudah, budidaya belut super juga minim risiko. Hal utama yang harus diperhatikan adalah pemberian pakan. Agar cepat besar, belut sebaiknya diberi pakan alami, seperti cacing dan keong. Metode budidayanya bisa menggunakan media kolam atau memakai bubu bambu di sawah.

BUDIDAYA belut super belakangan semakin digandrungi. Maklum, selain tingginya permintaan pasar, budidaya belut ini juga tidak sulit. Herman Susilo, pebudi-daya belut super dari Malang, Jawa Timur bilang, hal utama yang mesti diperhatikan adalah pemberian pakan.

Menurutnya, asupan pakan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan belut. Ia menyarankan, sebaiknya belut super lebih banyak diberikan pakan alami, seperti keong, katak, atau cacing ketimbang pakan buatan. "Pakan alami membantu pertumbuhan lebih cepat," kata Herman.

Dengan pakan alami, belut super bisa lebih cepat dipanen karena pertumbuhannya juga menjadi lebih cepat. Jika diberi pakan buatan, belut super baru bisa dipanen dalam waktu enamhingga minh bulan sejak awal dipelihara. "Tapi dengan pakan alami bisa panen setiap tiga hingga empat bulan," jelasnya.

Selain itu, ketercukupan pakan juga harus diperhatikan. Sebab, bila jumlah pakan kurang bisa menyebabkan terjadinya kanibalisme antar belut. Untuk itu, ia menyarankan pemberian pakan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.

Untuk metode budidayanya sendiri ada dua cara. Yakni, menggunakan media kolam lumpur dan menggunakan bubu bambu di sawah. Herman sendiri menggunakan media kolam lumpur. Langkah pertama yang harus dilakukan tentu menyiapkan kolamnya.

Kolamnya sendiri tak perlu terlalu lebar. Cukup dengan diameter 2x5 meter sudah bisa menampung 50 kilogram (kg) bibit belut. Saat panen, bibit sebanyak itu bisa menghasilkan bobot 250 kg. Setelah kolam jadi, lalu masukkan gedebog pisang dan jerami. Lalu masukkan pupuk kandang untuk mempercepat pembusukan gedebog pisang dan jerami.

"Ketika sudah membusuk bisa jadi santapan tambahan belut," katanya Setelah pakan tambahan siap, lalu lanjutkan dengan pemberian lumpur kering. Setelah itu, masukkan air dengan kedalaman minimal 15 centimeter (cm). "Proses pembusukan gedebog pisang dan jerami terjadi sekitar dua minggu setelah air masuk," jelasnya-Setelah terjadi pembusukan, maka benih siap dimasukkan.

Cara budidaya yang lain adalah memakai bubu yang ditaruh di sawah. Prabowo, pebudidaya belut dari Yogyakarta menggunakan cara ini. "Keunggulan cara ini tidak perlu lahan." ujarnya. Ia hanya perlu bekerja sama dengan pemilik sawah. Dalam satu petak sawah, ia biasa menanam 20 hingga 50 bubu sebagai tempat belut bertelur. Untuk makanan, cuknp menaruh cacing di sekitar bubu tersebut. Prabowo sendiri hanya fokus menjual bibit belut super ukuran 15 cm-20 cm. "Yang penting telaten perhatikan pakan," ujarnya.!

Sumber : Harian Kontan
Eka Saputra


Entri Populer