" Status YM ""
UKM Indonesia Sukses: Januari 2011

Kemendiknas Anggarkan RplOO miliar untuk UKM Mahasiswa


Selamat Tahun Baru Implek
 
Kementerian Pendidikan Nasional menganggarkan RplOO miliar untuk mempermulus program pengembangan kewirausahaan (entre-preneurship) para mahasiswa. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengatakan dana tersebut dialokasikan untuk membiayai proposal atau block-grant wirausaha mahasiswa, program entrepreneur center, dan pelatihan mahasiswa dan dosen.

"Program kewirausahaan ini akan terus berlanjut," kata mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) itu kemarin. Menurut Fasli, minat mahasiswa untuk mengajukan proposal wirausaha cukup tinggi, mencapai seratusan mahasiswa pada tahun lalu. Mereka menerima blockgrant untuk memulai usaha rata-rata Rp8 juta per orang.

Menyinggung pendidikan kewirausahaan di tingkat sekolah menengah, Fasli mengatakan kerja sama sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan industri manufaktur, jasa, pertanian, dan sektor lain terus ditingkatkan. Pihaknya juga berharap pihak sekolah memberikan kredit poin khusus bagi siswa yang menjalankan usaha. "Baik itu usaha sendiri maupun ikut orang lain sehingga bisa memacu siswa-siswa lainnya untuk berwirausaha.

Dirjen Dikti Kemendiknas Djoko Santoso menjelaskan pihaknya sudah menyampaikan program kewirausahaan ini kepada perguruan tinggi negeri, maupun perguruan tinggi swasta. Pembinaan lemah
Direktur Program Training of trainer (TOT) Universitas Ciputra Entrepreneur Center (UCEC) Agung Bayu Waluyo menilai positif kebijakan tersebut, mengingat tahun ini tidak ada dosen yang dikirim mengikuti Global Faculty Visitor Program (GFVP) di Kauffman Foundation (KF) Kansas.

"Kami harapkan pengucuran dana itu dikawal dengan baik. Sebagian dana pada mahasiswa, pembinaannya lemah sehingga ketahanan usahanya kurang. Selain itu perlu dievaluasi apakah pemberian blockgrant itu efektif," kata Agung.

Pendiri UCEC, Ciputra, berkomitmen entrepre-neurship bisa terus berkembang untuk membangun negara ini agar memiliki jumlah entrepreneur sedikitnya 4 % dari jumlah penduduk atau 4 juta orang agar ekonomi bisa tumbuh dengan cepat. Jalur pendidikan diyakini merupakan cara yang tepat mengejar target pada 2030 itu.

Carl J. Schramm, CEO Kauffman Foundation menilai dalam dunia yang saling terhubung, pengembangan ekonomi harus dilakukan bersamaan, sehingga masyarakat ha-rus bersatu untuk melanjutkan pertumbuhan melalui pengembangan en-trepreneurship.


INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/


Jumlah Wirausaha Baru Terus Digenjot

 
Jumlah wirausaha di Indonesia ditargetkan bertambah minimal 500.000 orang dalam empat tahun ke depan. Ketua Tim Koordinasi Nasional Pengembangan Wirausaha Kreatif Kementerian Koordinator Perekonomian Handito Joewono mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan program yang tepat untuk mewujudkan target itu.

"Program-program kewirausahaan ke depan diharapkan dapat menghasilkan wirausahawan yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global," ujarnya di Jakarta kemarin. Dia berharap jumlah itu akan berlipat ganda pada 2025, di mana akan ada 5 juta wirausaha baru yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global di Indonesia.

Saat ini proporsi wirausaha Indonesia diperkirakan baru sekitar 0,24% dari total populasi. Padahal untuk membangun ekonomi bangsa yang maju, menurut sosiolog David Mc Cleiland, dibutuhkan minimal 2% atau 4,8 juta wirausaha dari seluruh populasi penduduk Indonesia.

Sebagai perbandingan, Singapura memiliki wirausaha 7,2%,Ma-laysia 2,l%,Thailand 4,1%,Korea Selatan 4.0%.dan Amerika Serikat 11,5% dari seluruh populasi penduduknya. Dia memperkirakan, perlu waktu hingga 2030 bagi Indonesia untuk memiliki jumlah wirausaha sebanyak 4,8 juta orang atau sekitar2%dari total jumlah penduduk saat ini.

"Kami sedang menginventarisasi program-programkewirausaha-an di semua instansi pemerintah. Selanjutnya akan kami data dan integrasikan," katanya. Menurut dia, diperlukan upaya-upaya percepatan penciptaan wirausaha baru untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa mengatakan, untuk menumbuhkan 500.000 wirausaha baru dajam empattahunkedepan,pe-merintah harus memberikan program pendidikan formal dan nonformal. Selain itu, pemerintah juga harus memudahkan akses pembiayaan bagi wirausaha baru.

"Perbankanhamsaktif.Perban-kan harus melihat bahwa pemberian kredit adalah bertujuan untuk mendorong wirausaha baru," ujar Erwin kepada SINDO kemarin. Wirausaha baru juga harus dilibatkan dalam proyek yang dijalankan oleh pemerintah. Sementara, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM segera membentuk pusat kewirausahaan (center of entrepre-neurship) di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.


INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/
 
 

Kebanjiran Order


PERAYAAN Imlek 2562 semakin dekat. Perayaan yang jatuh pada Kamis (3/2) nanti ini membawa hoki bagi para produstn kostum barongsai dan klub barongsai. Ini dikarenakan kemeriahan perayaan menyambut Imlek membuat beberapa mal dan hotel berhias dengan pemak-pemik Imlek. Salah satunya klub barongsai Hok Tek Tjeng Sin yang bermarkas di Jl. Tapekong, Kebayoran Lama, Jakarta.

Sejak satu bulan menjelang Imlek, klubnya kebanjiran pesanan tampil. Saat seperti ini. Po Hak Beng membanderol tarif tampil klub barongsainya sebesar Rp 5 juta sampai Rp 15 juta sekali manggung, tergantung siapa yang mengundang. "Biasanya untuk hotel atau mal lebih mahal dari tarif perorangan atau perumahan," tambahnya.

Tak heran jika omzet yang bisa diraih melonjak hingga Rp 40 juta. Bandingkan dengan omzet hari-hari biasa yang hanya sebesar Rp 4 juta per bulan.
Tak hanya klub barongsai yang ramai pesanan, produsen kostum barongsai juga memperoleh hoki jelang Imlek. Hal ini diakui perajin kostum barongsai asal Bogor Lili omzetnya meningkat 50 persen menjadi Rp 20 juta. Sementara untuk liong atau kepala naga yang panjangnya 20 meter, harganya Rp 8 juta


INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/



Persaingan Kuliner Bebek Kian Ketat



>>Persaingan Kuliner Bebek Goreng<<

Pengusaha kuliner bebek tidak banyak membuka gerai kemitraan baru selama setahun terakhir
BEBERAPA tahun belakangan, kuliner berbahan bebek menuai popularitas. Masyarakat berlomba-lomba memburu jenis makanan ini.

Tak heran, waralaba yang menawarkan aneka sajian bebek pun bermunculan. Hanya saja, kondisi ini menimbulkan persaingan yang ketat. Ini terlihat dari pertumbuhan jumlah gerai yang mungil.

Dari tiga kemitraan yang pernah ditulis , tak banyak pembukaan gerai-gerai baru dalam setahun terakhir. Paling banyak, pertambahan jumlah gerai anyar hanya empat outlet saja Padahal, tren daging bebek belum pudar. Berikut ulasan beberapa waralaba bebek

Bebek Kapau

Sesuai namanya, resto inimenyajikan sajian bebek ala Minangkabau, plus dengan sambel yo khas Minang yang terkenal super pedas. Roni Eko Putra mulai menawarkan kemitraan Bebek Kapau pada tahun 2009. Saat ini, Bebek Kapau sudah mempunyai tujuh mitra, termasuk satu mitra sebagai master franchise untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya

Hingga kini, Roni masih menawarkan tiga paket kemitraan. Pertama, paket UKM yang terdiri dari booth kecil senilai Rp 15 juta, booth berbentuk L dengan harga Rp 25 juta, dan paket berbentuk kotak seharga Rp 40 juta

Kedua, paket Resto dengan investasi Rp 75 juta Kemitraan untuk paket UKM dan Resto ini berlaku selama lima tahun tanpa biaya royalti.Ketiga, paket Reseller dengan biaya investasi awal sebesar Rp 75 juta yang berlaku seumur hidup. Pada paket ini, Roni memungut royalty fee sebesar Rp 25 juta per tahun mulai tahun kedua

Sejauh ini, yang paling diminati adalah paket UKM seharga Rp 15 juta "Karena modalnya kecil, balik modalnya paling cepat," ujar Roni. Dalam sehari, gerai mampu menjual 30 sampai 50 porsi, dengan harga jual antara Rp 18.000 sampai Rp 20.000. "Mitra berhak menentukan harga jualnya sendiri, saya hanyamenyarankan harga idealnya saja," ungkap Roni.

Bahkan mitra boleh memakai daging lain, seperti ayam, cumi, dan burung puyuh. "Yang penting bumbu ungkep dan sambalnya tetap dari kami," ujar Roni.
ika mengambil paket master franchise, Roni akan mengirim seorang juru masak untuk menjaga kestabilan rasa. Maklum, mitra ini juga berfungsi sebagai pemasok bahan baku untuk wilayahnya agar kesegarannya tetap terjaga. Juru masak inilah yang akan mengolah bebek hingga setengah matang untuk dikirim kepada mitra

Biaya investasi awal paket master franchise sebanyak Rp 150 juta. Itu sudah termasuk biaya royalti Rp 75 juta untuk jangka waktu lima tahun. Biaya royalti bisa dicicil selama tiga tahun masing-masing sebesar Rp 25 juta

Keuntungan bagi master franchise berupa biaya royalti dari mitra-mitra yang bergabung di bawahnya Besar biaya royalti ini 20% dari omzet per bulan. Roni pun akan mendapat separo biaya royalti dari master franchise.

Waroeng Bebek Starduck

Rumah makan ini tidak hanya menyediakan menu standar, seperti bebek goreng, bebek panggang, atau bebek bakar. Mereka juga menyajikan beragam menu unik, semisal sate bebek, steak bebek, spaghetti bebek, lumpia bebek,hingga piza bebek.

Budi Setiawan mendirikan Waroeng Bebek Starduck sejak tahun 2007. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada Mei 2010, ia baru menawarkan konsep kemitraan. Saat mengupas kemitraan Waroeng Bebek Starduck pada Juni 2010 lalu, mereka baru memiliki tiga gerai mitra. Mereka tersebar di daerah Bandung, Purwakarta, dan Surabaya

Saat ini, dua mitra baru dari Cimahi dan Semarang sudahbergabung. Bahkan, dalam waktu dekat Waroeng Bebek Starduck akan membuka di Kota Duri, Riau. Budi menawarkan tiga paket kemitraan Waroeng Bebek Starduck. Yakni, paket kaki lima, middle concept, dan master franchise.

Nilai investasinya mulai dari Rp 25 juta untuk paket kaki lima dengan kerjasama selama tiga tahun. Lalu, untuk paket middle concept, Budi mematok biaya investasi awal Rp 50 juta untuk kerjasama hingga tujuh tahun.

Jika mitra menginginkan paket master franchise, ia harus menyiapkan dana sebesar Rp 90 juta Kerjasama paket ini selama 10 tahun. Mitra juga akan mendapatkan komisi 10% dari biaya investasi tiap mitra di daerahnya

Namun, Budi tak mengenakan biaya royalti untuk ketiga paket tersebut. "Mereka hanya wajib membeli bahan baku dari pusat," katanya

Harga menu di Waroeng Bebek Starduck berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per porsi. Budi pun mematok waktu balik modal tak sampai setahun jika mitra bisa memenuhi omzet hingga Rp 850.000 per hari.

Budi bilang, prospek waralaba ini masih menjanjikan. Selain daging bebek yang masih menjadi favorit, kualitas rasa Waroeng Bebek Starduck selalu terjaga. "Kami punya stok daging bebek unggul dari Bandung dan Cirebon yangdikelola sendiri," tegasnya

Bebek Kremes Wong Yogya

Berdiri sejak tahun 2006, Samsianata menawarkan kemitraan Bebek Kremes Wong Yogya mulai April 2008. Kini, sudah ada 22 mitra yang membuka gerai Bebek Kremes Wong Yogya Ada penambahan empat gerai
Tapi Samsianata mengungkapkan, ada satu gerai di Yogyakarta yang tutup lantaran lokasinya tak jauh dari daerah gempa. "Daya beli masyara-katnya turun," ujarnya

Sampai saat ini, Samsianata masih menawarkan satu model kemitraan dengan investasi awal Rp 50 juta untuk kerjasama selama 10 tahun. Ia juga masih memasang kriteria luas gerai minimal 100 m2 dan lahan parkir yang mampu menampung lima mobil. Khusus yang mengambil lokasi di mal, si mitra bisa menempati ruang dengan luas 20 m2.

Samsinata pun tak mengharuskan mitra membeli bahan baku darinya. Si mitra bisa membeli sendiri semua kebutuhan usaha. "Karena saya membuka semua rahasia dapur termasuk bumbunya,"ungkap dia. Ia juga tak mengutip biaya royalti.

Hanya ketika mitra berniat meneruskan kerjasama, Samsinata memungut Rp 25 juta sebagai biaya perpanjangan. Ia menjanjikan mitra balik modal dalam 24 bulan. Itu dengan asumsi pendapatan kotor Rp 1,5 juta per hari.

Untuk tahun 2011 ini, Samsinata akan fokus untuk membuka gerai di mal atau food court yang ada di Bandung. Menurutnya mitra yang membuka usaha di tempat itu cenderung lebih aman. "Apalagi, tren olahan daging bebek masih sangat populer di Bandung," tambahnya

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/



Bebek Goreng Mungkin Jenuh Dua-Tiga Tahun Lagi

>> KULINER BEBEK GORENG >>

KULINER bebek mulai marak di Tanah Air sekitar tahun 2009. Makanan berbahan baku utama bebek ini laris manis sehingga prospek waralabanya bagus dan jumlah mitra tambah banyak. Namun, tren ini tampaknya tidak akan bertahan lama

Jackie Ambadar, pengamat dan praktisi waralaba, mengatakan, seperti bisnis makanan pada umumnya, tren kuliner bebek kemungkinan hanya bertahan dua sampai tiga tahun ke depan. "Sesudahnya, pasti akan mengalami masa jenuh. Nah, saat itulah seleksi alam dimulai." ujarnya.

Oleh karena itu, Jackie memperkirakan, pada 2012, hanya kuliner bebek yang benar-benar berkualitas yang mampu bertahan dan lolos dalam seleksi alam. Seleksi alam ini, menurutnya, sangat berhubungan dengan semakin ketatnya persaingan.

Untuk bisa memenangkan persaingan da-lam bisnis kuliner bebek, Jackie mengungkapkan, kunci yang harus terus dijaga adalah bagaimana menonjolkan keunggulan usaha seperti keunikan cita rasa. "Perhatikan soal segmen pasar," saran dia. Sebaiknya, dari awal pewaralaba sudah menentukan segmen pasarnya. Dengan begitu, mereka bisa menentukan harga dan konsepnya.

Selain itu, yang punya peluang besar untuk bertahan adalah, waralaba resto bebek yang menyasar segala kalangan, mulai kelas bawah sampai atas. Harga terjangkau merjadi keunggulan dari usaha ini.

Jackie juga mewanti-wanti agar calon mitra benar-benar mampu memilih waralaba kuliner bebek yang sudah mapan dan dikenal masyarakat. Kemapanan itu bisa dilihat dari omzet yang besar dan stabil setiap bulan. "Jangan sampai belum balik modal, mitra sudah gulung tikar," ujarnya.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/


Penjualan Hio dan Lilin Imlek Naik Dua Kali Lipat


>>Penjualan Hio dan Lilin Imlek<<


Imlek memang membawa keberuntungan bagi banyak orang. Termasuk pedagang alat-alat sembahyang warga keturunan Tionghoa. Maklum, menjelang Tahun Baru China yang jatuh pada 3 Februari 2011, penjualan hio dan lilin meningkat dua kali lipat. Kalau sudah begini pedagang untung besar dengan omzet per minggu mencapai Rp 27 juta.

TAK hanya klub barongsai, produsen kue keranjang, dan penjual pohon jeruk imlek saja yang ketiban hoki menjelang Imlek. Pedagang hio atau dupa, serta lilin yang merupakan perangkat wajib dalam prosesi sembahyang di acara Imlek juga menikmati berkah Imlek.

Eva, salah satunya, pemilik toko hio dan lilin yang sudah 40 tahun berdiri di depan Klenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Tangerang. "Sejak awal pekan ini, banyak orang membeli hio dan lilin untuk persiapan Imlek," tutur dia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, permintaan hiodan lilin selalu ramai seminggu sebelum Imlek. Eva mengatakan, ketimbang hari biasa, penjualan hio dan lilin menjelang Imlek biasanya naik dua kali lipat Selain pembeli perorangan untuk sembahyang perayaan Imlek, kebanyakan pembeli hio dan lilin adalah pengurus klenteng dan vihara.

Eva menjual hio mulai harga Rp 20.000 hingga Rp 60.000 yang berisi dua kilogram (kg) dupa. "Masyarakat paling banyak mencari hio dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 22.000. Biasanya satu keluarga membeli satu hio," ungkap Eva.

Cuma, Eva bilang, hio seharga Rp 60.000 berisi dua kg, sedangkan hio dengan harga Rp 22.000 hanya berisi setengah kilo saja

Sama seperti hio, permintaan lilin juga meningkat dua kah lipat. Sekotak lilin berwarna merah, Eva menjualnya dengan harga Rp 17.000 hingga Rp 35.000. Satu kotak ulin berisi dua lilin berukuran kecil. Sementara, Ulin merah besar dengan tinggi setengah meter, harganya Rp 800.000.

Lilin-lilin kecil itu biasanya dipakai orang-orang yangingin sembahyang di klenteng atau vihara Adapun, "Lilin ukuran besar biasanya dibeli pengurus klenteng dan vihara," ujar Eva

Untuk memenuhi permintaan hio dan lilin yang melonjak, Eva sudah menyiapkan stok sejak awal Januari. Ia biasa mengambil dua barang itu dari seorang produsen di Jakarta. Tambahan stok ini membuat seluruh rak tokonya penuh terisi.

Selain liun dan hio, kenaikan penjualan juga terjadi untuk peralatan sembahyang lain seperti kertas sembahyang. Satu set kertas sembahyang seharga Rp 4.000 berisi puluhan kertas. Kertas-kertas itu nantinya akan dibakar saat berdoa di klenteng.

Dari penjualan lilin dan hio saja menjelang Imlek, Eva bisa mendapat omzet sekitar Rp 27 juta dalam seminggu. Rinciannya, penjualan ulin sebesar Rp 350.000 per hari dan hio sebanyak Rp 700.000 sehari. "Omzet ini bisa bertahan sampai Cap Go Meh tiba atau 15 hari setelah Imlek," ujarnya

 
 
Selain Eva, Hokie Jaya juga ketiban hoki dari perayaan Imlek tahun ini. Hanya saja, peningkatan penjualan tidak sebesar Eva Soalnya, "Di Pasar Lama banyak toko yang menjual hio dan lilin, jadi jumlah pembelian tidak terlalu besar dibandingkan hari biasa," kata Stephen, pemilik Hokie Jaya yang sudah 10 tahun berjualan hio dan lilin di Pasar Lama.

Di Pasar Lama, ada sekitar 15 toko yang menjual alat-alat sembahyang. "Biasanya pembeli sudah jauh-jauh hari beli hio dan lilin, walaupun pembelian paling banyak memang saat Imlek dan Cap Go Meh," papar Stephen. Selain persaingan yang ketat, letak toko yang kurang menguntungkan juga membuat penjualan tokonya tidak sebanyak Eva Sebab, Eva memiliki toko yang letaknya persis di seberang klenteng. Sehingga, banyak pembeli yang mencari lilin dan hio sebelum masukklenteng ke toko Eva Sedang, toko Stephen posisinya di pinggir Pasar Lama, sedikit agak jauh dari Klenteng Boen Tek Bio.

Jadi, "Kalau bisa menjual 10 kantong hio per hari saja sudah banyak," ucap Stephen. Harga hio di tokonya berkisar Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per bungkus. Kebanyakan pembeli menyukai hio dengan harga Rp 12.000 dan lilin Rp 17.000. Saat ini, penjualan dua barang itu meningkat 100%.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/
 
 

Prospek Industri Kreatif di Tahun Kelinci


(Sekilas Info)Prospek Industri Kreatif di Tahun Kelinci

Liem Boen Hong, Praktisi Feng Shui, Dosen Universitas Maranatha Bandung
Tahun Kelinci Emas yang dimulai 3 Februari 2011 mendatang, menurut kalender lunar memiliki dua elemen. Keduanya adalah elemen ogam negatif (logam yin) dan elemen Kayu negatif (kayu yin) merupakan energi yang disimbolkan dengan binatang kelinci (shio).

Menurut hubungan lima elemen, logam dan kayu merupakan hubungan destruktif. Elemen logam dapat memotong atau menghancurkan kayu. Ini sama dengan hubungan yang terjadi saat tahun Macan Emas 2010. Hanya saja berbeda karakteristik. Saat itu konflik antara elemen logam dan kayu yang sama-sama positif.

Menurut kacamata ilmu feng-skui, industri kreatif termasuk dalam bidang usaha seni, yang tergolong elemen kayu. Kreativitas dalam dunia seni tidak ada batasnya

Hal ini identik dengan pohon yang memiliki cabang dan ranting tidak terhingga banyaknya. Kreativitas bertumbuh terus, identik dengan pertumbuhan pohon yang terus bercabang ke segala arah, berkesinambungan dan berkembang tiada henti.

Hampir semua bidang usaha bisa dikategorikan industri krea-tif. Industri perumahan termasuk salah satu contoh. Perumahan atau real estat memiliki elemen yang lebih dominan, yaitu tanah. Tahun ini industri perumahan akan tetap gencar menciptakan inovasi atau ide ide baru sesuai selera dan keinginan pasar.

Sedangkan industri lain yang termasuk dalam kategori elemen tanah adalah industri film, perhiasan (jewelery) dan industri keramik. Ketiga industri ini akan mengalami keadaan yang sama dengan industri perumahan. Jadi termasuk industri yang tahun ini terus berkembang, namun banyak tantangan yang harus dihadapi guna meraih peningkatan secara signifikan.Singkat kata, industri yang tergolong tanah akan mengalami kondisi stagnan dan prospektif. Sayangnya, kurang memberikan keuntungan.

Logam mulia berkilau

Industri kreatif lain yang memiliki karakteristik elemen kayu adalah industri kerajinan kayu atau rotan. Arsitektur dan interior (furnitur), tekstil dan konveksi (fashion, garmen), video dan animasi, seni murni serta desain grafis juga masuk area ini.

Nah, tahun ini industri-industri di atas termasuk yang akan mengalami keadaan menurun. Ini kare-na mereka harus berkonflik elemen kayu dan logam. Mereka harus melalui dan mengantisipasi sejumlah tantangan agar prospek industri kreatif yang tergolong elemen kayu ini tetap bisa meningkat lebih baik.

Tantangan itu berasal dari pengaruh, baik domestik maupun global. Seperti kelangkaan bahan baku dari negara lain, masalah inflasi, infrastruktur, perubahan iklim, politik dan hukum serta masih banyak lagi.
Sedangkan industri advertising, seni peran {performance arts), musik dan rekaman, televisi dan radio, perangkat lunak serta industri games termasuk dalam kategori elemen air. Air merupakan elemen yang dapat menetralkan segala energi konflik antara logam dan kayu.

Sayangnya,1 elemen air tidak muncul di tahun 2011. Itu sebabnya industri-industri di atas akan mengalami kondisi yang kurang menguntungkan pada tahun kelinci emas tersebut.

Sedangkan industri paling prospektif adalah yang menggunakan bahan baku logam. Sebut saja industri perhiasan logam mulia, atau seni patung berbahan baku logam seperti yang menjadi ciri khas pematung ternama asal Bali, I Nyoman Nuarta. Industri-industri ini akan mengalami banyak manfaat, kemajuan, keuntungan, sepanjang tahun ini. Selain itu yang termasuk kategori industri logam adalah industri otomotif, industri besi dan baja, industri berbasis aluminium dan sejenisnya.

Analisis di atas berdasarkan prinsip keseimbangan dalam ilmu Jengshui, khususnya metode empat pilar delapan elemen. Metode ini menganalisis elemen yang ada mengacu pada hubungan lima elemen (hubungan produktif dan destruktif). Hasil analisis tentu tidak bersifat mutlak, namun perhi dicermati sebagai pedoman atau acuan guna mengantisipasi tantangan demi tantangan yang semakin lama semakin besar.

Jika tantangan dan risiko bisa diantisipasi dengan baik, hal ini tentu akan menunjang kemajuan ekonomi sektor industri kreatif yang lebih padat karya, banyak menggunakan bahan baku domestik, serta berorientasi pada kreativitas anak bangsa. Dan pada akhirnya juga akan menunjang ekonomi Indonesia agar bersinar lebih cerah. Semoga

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Hoki dari Bisnis Kue Keranjang Menjelang Imlek


BISNIS KUE KERANJANG IMPLEK ( Management Strategy )


Imlek kian dekat. Perayaan Tahun Baru China ini membawa hoki bagi para pembuat kue keranjang atau ni kwee. Pesanan kue wajib dalam Imlek ini sudah mengalir sejak sebulan sebelum Imlek. Pesanan akan terus mengalir sampai perayaan Cap Go eh.

PERAYAAN tahun baru Imlek membawa keberuntungan bagi penjual kue keranjang atau ni kwee. Salah seorang yang menikmati keberuntungan itu adalah Umar Sanjaya, pemilik toko Nyonya Lauw di Kampung Sinargalih, Neglasari, Tangerang.

Toko ini sehari-hari menjual kue keranjang yang merupakan kue khas China Penjualan kue keranjang di toko ini sudah meroket sebulan menjelang perayaan Imlek. "Kami bisa menjual 1 ton kue," kata Umar. Dia menjual kue keranjanga dengan harga Rp 23.000 - Rp 25.000 per kilogram (kg) yang umumnya berisi 2 kue.

Dari penjualan 1 ton kue keranjang selama sebulan itu, Umar meraup omzet Rp 24 juta Nilai ini sangat tinggi jika dibanding penjualan pada bulan-bulan biasa yang hanya bisa menjual 300 kg - 400 kg. Di luar perayaan Imlek, tutur Umar, sebetulnya masih banyak pemesan kue keranjang yang datang terutama dari wilayah Jabodetabek. Pemesan terutama datang dari warga keturunan Tionghoa. "Kami hanya bikin kalau ada yang memesan," ujar Umar yang mengaku tokonya sudah berdiri sejak 50 tahun lalu.

Selain menjual kue keranjang berbalut daun pisang, Umar juga menjual kue keranjang bungkus plastik. Umar menggunakan plastik sebagai pengganti daun pisang karena sulitnyamendapatkan daun pisang dalam jumlah banyak.

Walaupun lebih praktis, pembeli kebanyakan memilih kue keranjang berbungkus daun pisang untuk digunakan saat sembahyang Imlek.Umar menawarkan varian rasa kue keranjang bervariasi, dari cokelat, pandan, dan stroberi. Lili Chandra Dewi juga kebanjiran pesanan kue keranjang mulai 10 Januari lalu. Ia banyak menerima pesanan, baik perorangan maupun perusahaan di Jakarta.

Selain kue keranjang mini ukuran 5 cni tinggi 2,5 cm dengan harga Rp 2.000, Luli juga menjual kue keranjang ukuran besar. "Kue keranjang mini biasanya dibagikan untuk karyawan," katanya. Kue keranjang besar dengan berat sekitar 1 kg, ada dalam kotak karton dengan pilihan 4 kue atau 2 kue seharga Rp 50.000.

Lily tetap mempertahankan bungkus daun pisangpanggang. Katanya, pemakaian daun pisang akan membuat kue lebih wangi, lili juga menawarkan sejumlah rasa seperti durian dan stroberi.

Lili menuturkan, pesanan kue keranjang buatannya baru benar-benar sepi 15 hari setelah Imlek atau sampai Cap Go Meh. Maka itu, setelah Cap Go Meh, Lily kembali berjualan makanan seperti biasa

Sehari-hari di rumah makannya di Gading Serpong, Tangerang, Uly berjualan nasi goreng melayu, pecel medan, gado-gado, dan mie ayam. Membuat kue keranjang, menurut Lili tidak terlalu sulit, bahkan sekarang lebih mudah dibanding masa lalu. Jika dulu kue harus dikukus a 8-10 jam, maka kini dengan adanya1 panci stainless hanya dibutuhkan 2 jam saja "Bahan-bahannya sederhana, hanya tepung ketan, gula, dan air," kata Lily.

Tepung ketan dicampur gula sambil diberi air sedikit demi sedikit. Adonan itu lalu disaring dan dimasukkan ke wadah beralas daun pisang yang sudah dipanggang. "Sebelum dikukus ditimbang dulu agar beratnya pas dengan pesanan," katanya Adonan itu dikukus 2 - 2,5 jam dan bisa disimpan hingga setahun di dalam lemari es.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/
 
 

Wuss.....Laba Pun Melesat Kencang


WARALABA MAINAN

Menimbang tawaran waralaba SCX Race Zone, lintasan mobil balap listrik
Berawal dari hobinya bermain mobil-mobil
an, Antonius Hendrarsono mendirikan SCX Race Zone pada Desember 2008 di Botani Square, Bogor. Kala itu, jenis permainan ini tergolong baru.

Berbeda dengan Tamiya yang melintas di arena balap dengan tenaga batere, mobil balap yang disebut slot car ini sepenuhnya dikendalikan oleh listrik. Di bawah mobil itu, ada sejenis kumparan listrik yang bisa berhubungan dengan arena balapan listrik (slot track). Jadi, mobil balap akan melintas pada slot track yang di bawahnya mengalir listrik sebesar 15 volt.

Aliran listrik itu mengalir melalui serabut tembaga yang disebut braid. "Treknya beragam dan bisa disetel sesuai keinginan, bisa lurus, berbelok-belok atau perpaduan keduanya," ujar Antonius. Ternyata bisnis slot car yang dikelola Antonius bertumbuh pesat lantaran peminatnya cukup banyak. Yakin, bisnis ini masih prospektus dan agar jejaring bisnisnya cepat bertumbuh, Antonius pun menawarkan kemitraan usaha ini. Saat ini dia sudah memiliki empat mitra yang semuanya ada di Bogor.

Antonius menawarkan kemitraan dengan modal Rp 35 juta. Calon mitra akan mendapatkan paket standar SCX Race Zone yang berisi Track SCX Race Zone 17 rn (5x2 m2), 10 unit mobil, 6 remote control, timer dan adaptor.

Selain itu, Antonius juga akan memberikan training dan seragam untuk empat karyawan, buku manual, dukungan promosi, event skala nasional tiap enam bulan, garansi produk, paket promosi (x banner, roll banner,,flyer 3.000 lembar). Mitra juga akan mendapatkan CD interaktif senilai Rp 3 juta berisi track planner dan demo racing,serta gratis pemasangan track untuk pertama kali.

Jika mitra ingin membeli produk tambahan, SCX Race Zone menawarkan diskon 30%. Khusus wilayah Bogor, Antonius akan menawarkan jasa event organizer secara cuma-cuma saat grand opening. Paket standar ini itu berlaku selama 5 tahun, tanpafranchise fee dan royalti fee.

"Sekitar 60% keberhasilan ditentukan oleh faktor lokasi yang strategis," ujar Antonius. Karena itu, ia menyarankan calon mitra memiliki lokasi yang ramai dengan daya beli masyarakat cukup tinggi. "Sebaiknya di mal," ujarnya Mal cukup efisien menjangkau target pasar, yakni anak-anak sampai orang dewasa. Meski nyatanya yang banyak memainkan adalah anak-anak.

Jika lokasinya bagus, Antonius memperkirakan calonmitra bisa balik modal dalam empat bulan. Asumsinya, dengan empat trek yang ada, dua trek banyak disewa dan di akhir pekan keempat trek itu ramai atau fully booked.

Setiap lima menit permainan, SCX Race Zone mengutip biaya sewa Rp 2.500. Menurut Antonius, setiap orang minimal menghabiskan waktu 20 menit dengan biaya Rp 10.000. Dalam sehari, SCX bisa meraup omzet Rp 750.000, dari penjualan 300- 400 tiket bermain. Saat akhir pekan atau hari liburan, arena balap ini bisa meraup omzet Rp 1 juta sehari karena tiket yang laku antara 600-700 lembar. Omzet per bulan bisa mencapai Rp 23 juta.

Rahman Suherman, salah satu mitra yang membuka gerai di Bogor Trade Mal, mengungkapkan, dalam sehari rata-rata ia memperoleh omzet Rp 500.000. Perkiraan BEP pun sedikit meleset. "Saya balik modal setelah enam bulan," ujarnya.

SCX Race Zone Gd Botani Square Lt. 2
Jl. Raya Pajajaran Bogor
HP. 081511484800

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Kampus Perlu Buat UKM Center


UKM CENTER BUAT MAHASISWA

JAKARTA Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah harus didorong oleh perguruan tinggi dengan membentuk UKM center guna meningkatkan program pemberdayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil di daerah.

Direktur UKM Center Universitas Indonesia Nining |. Soesilo mengatakan pembinaan usaha kecil harus ditopang oleh kalangan akademisi dengan membentuk UKM center di perguruan tinggi guna mendorong perekonomian di daerah tumbuh lebih baik.

"Saat ini, UKM Center Ul terus berupaya membantu sejumlah perguruan tinggi di daerah a.l Universitas Syiah Kuala, Aceh dan Universitas Cenderawasih, Jayapura untuk mengembangkan UKM center,"

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Mayoritas kredit UMKM untuk konsumsi


KREDIT UKM

Penyaluran kredit bagi usaha mikro kecil dan menengah masih didominasi untuk kepentingan konsumsi dengan jumlah dana yang diserap Rp477,9i triliun atau 53% dari total kredit UMKM sebesar Rp906,54 triliun sampai dengan November 2010.

Selain itu, pembiayaan bagi UMKM yang direalisasikan untuk kepentingan modal kerja masih lebih rendah yaitu hanya Rp346,01 triliun, atau 38% dari seluruh kredit yang disalurkan perbankan.

Bahkan, penyerapan pembiayaan yang digunakan untuk kepentingan investasi jauh lebih rendah lagi hanya sebesar Rp82,63 triliun atau hanya berkontribusi sebesar 9% dari seluruh kredit yang diterima pelaku usaha kecil tersebut.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/



Tela Krezz, Makanan 'Wong Ndeso' Beromzet Miliaran Rupiah Mau Cobaa ?

  
PRODUK OLAHAN BERPROSPEK TINGGI

Makanan lokal kadang kala tak terlalu banyak dilirik oleh banyak orang sebagai potensi bisnis yang menggiurkan. Namun lain halnya dengan Firmansyah Budi, pendiri Tela Krezz ini, yang sudah sejak tahun 2006 memulai bisnis kemitraan makanan olahan singkong atau ketela (cassava) Tela Krezz (singkong goreng berbumbu).

Kisah Firmansyah membangun bisnis makanan olahan singkong dengan bendera Tela Krezz berawal hanya dari satu grobak pinjaman ibu-nya dengan modal awal Rp 200.000. Dari situ ia mulai memiliki keyakinan bahwa bisnis makanan olahan dari singkong sangat berprospek.

Menurutnya, sangat malu sekali jika Indonesia masih terus mengimpor bahan baku pangan yang memang tak bisa berkembang baik di Indonesia seperti gandum. Saat ini kata dia, Indonesia termasuk negara penghasil singkong terbesar ketiga di dunia dibawah Brazil.

Keyakinannya akhirnya terjawab, sekarang ini ia sudah memiliki ratusan mitra Tela Krezz dengan omset yang menggiurkan. Firmansyah terinspirasi mengangkat pangan singkong menjadi makanan olahan karena saat ini pasar pangan dalam negeri sudah dibanjiri produk pangan impor seperti kedelai, tepung gandum, jagung, dan masih banyak lainnya.

"Ini berawal dari keprihatinan saya, sekarang ini bahan baku makanan semuanya gandum, yang impor. Kenapa tak pakai content lokal," Firmansyah yang lulusan Sarjana Hukum ini, awalnya tak langsung menceburkan diri ke ranah bisnis. Semenjak lulus kuliah 2004, ia masuk LSM bidang pembangunan komunitas (community development), dari situlah matanya terbelalak soal banyaknya kasus bermasalah TKI diluar negeri yang harusnya bisa dicegah jika ada lapangan kerja di dalam negeri.

"Sekarang saya sudah punya 60 karyawan langsung, belum yang outsourcing," kata Firmansyah yang kini merupakan salah satu dari finalis Wirausaha Mandiri itu.

Semangat inovasinya mengembangkan pangan singkong bukan hanya sebatas Tela Krezz, ia juga mengembangkan produk Tela Cake semacam brownies dari singkong, kue Bika Ambon, Bakpia, Keripik Singkong dan lain-lain.

"Saya mimpinya kedepan, orang bisa aware dengan produk lokal kita, kalau tidak maka kita akan tergusur," katanya.Menurut pria kelahiran Semarang, 5 Desember 1981 ini, mengolah makanan seperti singkong yang sudah terlanjur dipandang sebagai makanan 'ndeso' memang perlu upaya keras. Konsep makanan Tela ia kembangkan dengan membuat makanan singkong lebih moderen dan menarik.

"Kenapa saya tak mau disebut sebagai brownies, saya ingin dengan nama tela cake. Jadi kalau kita bisa olah dengan moderen dan dinamis, kita bisa ubah mindset makanan wong ndeso ini jadi moderen. Harus diubah mindsetnya, makanan itu kan karena kebiasaan," jelasnya.

Untuk urusan pemasaran, Firmansyah sengaja mengembangkan pemasaran Tela Cake dengan konsep makanan oleh-oleh asli Jogjakarta. Ini penting untuk memperkuat image Tela Cake sebagai makanan khas, meski ia pun berencana memasarkan produk tersebut ke pasar ritel umum namun dengan merek yang berbeda.

Ia mengaku saat ini mampu menjual 1000-1500 paket  Tela Cake. Harga satu paket Tela Cake dibandrol hingga Rp 28.000, tentunya sudah terbayang berapa omset dari Firmansyah dari hanya menjual brownies ala singkong tersebut. Ini belum dihitung dari produk Tela Krezz-nya yang lebih dahulu ia kembangkan.

Masih seputar pangan lokal, upaya Firmansyah tak cukup disitu. Pada tahun 2009 ia juga mengembangkan produk olahan cocoa atau kakao menjadi makanan coklat yang lezat dan menarik. Kali ini, Firmansyah membentuk divisi khusus di Tela Corporation yang menjadi bendera resmi usahanya.

"Mulai 2009 saya juga membuat produk coklat roso (cokro), yang juga berkonsep makanan oleh-oleh Jogjakarta," jelasnya.

Keinginannya mengembangkan produk coklat, kurang lebih sama dengan kegusarannya terhadap produk tepung pangan impor. Menurutnya Indonesia, merupakan penghasil kakao yang diperhitungkan di dunia, namun minim memiliki produk olahan coklat.

Jika pun ada, produk coklat olahan di pasar Indonesia berasal dari impor dan bermerek asing. Ia berharap coklat buatannya bisa menjadi pilihan pasar dan bisa mematahkan dominasi produk coklat asing di pasar Indonesia."Visi saya bagaimana melakukan pemberdayaan pangan lokal," katanya.

Sehingga kata dia, dengan pemberdayaan pangan lokal serapan tenaga kerja lokal semakin tinggi misalnya jika singkong dikembangkan maka berapa banyak petani yang bisa hidup, berapa banyak kuli panggul yang bekerja, berapa banyak pekerja pemotong singkong yang terserap dan lain-lain. Meskipun dengan idealisme yang tinggi, Firmansyah tak gigit jari, usahanya yang dirintis sejak 2006 sudah membuahkan hasil yang fantastis."Kalau dihitung-hitung omset saya sampai ratusan juta per bulan. Setahun bisa sampai Rp 10 miliar lebih," katanya.

Bagaimana mau mencoba dengan pangan-pangan lokal lainnya?

Firmansyah Budi

Jl. Bugisan 36, Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta 55251
Email: homygroup@yahoo.com

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Pembuktian Tekad Pebisnis Muda





APAKAH betul menjadi seorang pengusaha yang sukses memerlukan modal yang besar? Permasalahan modal tampaknya tidak berlaku bagi Dewi Tanjung Sari, yang menjadi juara pertama Wirausaha Mandiri (WM) 2010 kategori kreatif.

Dengan modal yang sangat minim tujuh tahun silam, saat ini Dewi berhasil membuka enam cabang DeTanjung di Palu, Bekasi, Cirebon, Malang, Bontang, hingga Papua.

Bisnis kreatif kartu undangan dan suvenir yang dirintis Dewi pada 2003 itu hanya bermodalkan uang Rp50 ribu dari paman untuk membeli baju Lebaran saat itu. Dengan latar perekonomian keluarga yang biasa-biasa saja, Dewi memutar otak. Bermodal kertas dupleks dan lem yang dibeli dengan uang pemberian pamannya, dipadu dengan daun-daun kering yang sering dia lihat di kawasan kampus, Dewi berhasil membuat karya dengan nilai tinggi.

Dewi pun memetik hasilnyasaat ini. DeTanjung yang telah menginjak usia 8 tahun memiliki omzet mencapai Rp2 miliar setiap tahun dan memiliki karyawan hampir 40 orang. "Ini buah kesabaran, ketekunan, kemauan, dan yang paling utama adalah berani bermimpi," cetus Dewi dengan raut yang semringah.

Dewi merupakan satu dari 180 peserta WM Expo 2011 di Jakarta Convention Center OCC) Senayan, Jakarta, yang kebanyakan dari mereka memiliki cerita dan prosesyang mirip.

Ribuan mahasiswa yang hadir di WM 2010 terlihat proaktif bertanya kepada para wirausaha yang menggelar kios-kios pameran di area JCC. Tidak sedikit yang terkejut saat melihat modal awal para entrepreneur sangat jauh dengan omzet yang dihasilkan sekarang.

"Bahkan ada salah satu wirausaha yang kekayaannya lebih besar dari kita-kita para bankir. Ada salah satu peserta memiliki omzet sekitar Rp200 miliar per tahun," ujar Budi C Sadikin, Managing Director Micro dan Retail Banking Bank Mandiri.

Mulai dari budi daya bibit lele dari mahasiswa Atmajaya, penyedia perlengkapan musik, stick drum, hingga makanan tradisional dengan pengemasan yang menarik karya alumnus Universitas Batam, kesemua usaha yang mereka geluti itu tidak memerlukan modal yang besar. Modal yang dikeluarkan mereka berkisar Rp50 ribu-Rp5 juta. Semua peserta WM 2010 sepakat bahwa efek yang paling besar untuk sukses adalah kemauan.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri. Ternyata sangat banyak potensi ide-ide cemerlang dimiliki anak bangsa ini. Expo Wirausaha Mandiri memperlihatkan beragamnya inovasi dan kreativitas pengusaha muda dalam melihat celah bisnis.

Disinggung mengenai program jangka panjang yang akan dilakukan Bank Mandiri terhadap pada wirausaha muda, Dirut Bank Mandiri Zulkifli menegaskan pihaknya akan terus membimbing para peserta dalam pelatihan bisnis yang diberikan setelah perhelatan WM 2010 berakhir.

"Sangat disayangkan sebuah bisnis yong memiliki potensi besar, namun karena minimnya pengalaman yang dimiliki wirausaha baru harus gulung tikar. Oleh karena itu, kita akan melakukan coaching bussines setelah WM 2010," papar Zulkifli.

Dukungan yang sama disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Dirinya kagum dengan para wirausaha muda ini. Menurutnya, di usia yang sangat muda mereka bisa menghasilkan uang hingga miliaran rupiah.

"Dengan prestasi di usia muda yang sedemikian rupa, tidak ada bank yang bakal menolak untuk memberikan pinjaman untuk memperluas usaha. Dengan inovasi dan kreativitas yang terus lahir dan bergulir, bukan tidak mungkin mereka nantinya menjadi pengusaha yang besar.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Pendidikan Wirausaha Untuk Semua ( ukm )


Action, itulah salah satu modal utama untuk menjadi wirausaha sukses. Saat ini, banyaknya potensi yang dimiliki generasi muda untuk berwirausaha belum sepenuhnya terakomodasi. Keterbatasan pendidikan dan informasi tentang kewirausahaan menjadi fokus Bank Mandiri untuk membuka peluang yang sangat besar dari ide segar anak-anak muda.

"Perlu pendidikan secara menyeluruh untuk mencapai mental-mental wirausaha sejati," tegas Dirut Mandiri Zulkifli Zaini seusai pemberian penghargaan WM 2010. Pendidikan wirausaha ini harus diikuti tidak hanya oleh para mahasiswa, namun juga para dosen. Zulkifli Zaini mengatakan bahwa dosen dan para pengajar perlu mendapat pelatihan khusus, karena selama ini untuk menjadi wirausaha hanya mengandalkan learning by doing.

Berdasarkan kenyataan itu, Bank Mandiri memfasilitasi dosen-dosen kewirausahaan dengan Training of Trainer untuk membekali mereka dalam menggunakan modul kewirausahaan mandiri. Selain itu Bank Mandiri juga menciptakan dosen untuk menjadi seorang business coach yang baik bagi mahasiswa-mahasiswanya yang sedang dan akan berwirausaha.

Untuk mencapai kesamaan mindset tersebut diperlukan tolok ukur yang merata danmenjadi standar semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya pada pendidikan tinggi. "Modul kewirausahaan telah dibuat dan terus disempurnakan yang difasilitasi Bank Mandiri, bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Institut Teknologi 10 November Surabaya," jelas Zulkifli.

Dia menambahkan, pada tahun 2011 program Wirausaha Mandiri akan terus dikembangkan dengan penambahan satu kategori yaitu, technoprcneui atau wirausaha pada bidang teknologi di samping liga kategori yang telah ada.

Selain bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional, Bank Mandiri juga menggandeng para pengusaha nasional untuk berbagi ilmu dan pengalaman berwirausaha dengan para mahasiswa dan dosen.

Tak kalah penting, jelasnya, adalah peran media dalam menyebarluaskan semangat untuk berwirausaha dan menjadi pembuka lapangan kerja. "Kami para bankir ngerti-nya cuma mengurus uang, memberikan kredit, pinjaman. lntuk mencetak wirausaha mandiri, komi juga memberikan fasilitas pembiayaan bagi para wirausahawan muda," ungkap Zulkifli.

Dengan dukungan tersebut, diharapkan program Wirausaha Mandiri mampu membantu meningkatkan angka wirausaha di Tanah Air, sekaligus menjadi pemicu bagi BUMN lainnya untuk mengikuti jejak Bank Mandiri
Dengan banyaknya penambahan jumlah wirausaha muda, diharapkan pencapaian 2% jumlah penduduk Indonesia sebagai pengusah; ipai. Saat ini tercatat baru 0,18% penduduk Indonesia yang menjadi pengusaha. 

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

ACTION Itulah Pokok Bahasanya,jangan cuman planing dan berkhayal segerakan untuk memulai apa yang ada dalam benak anda.  By Om Admint  Salam SUKSES


Menimbang Tawaran Kemitraan Kursus Matematika Al-jabr Easy Math (Peluang Usaha)



SEBAGIAN pelajar di negeri ini masih menganggap matematika sebagai momok yang menakutkan. Sebab, tak mudah buat mereka memahami pelajaran hitung-hitungan ini. Buntutnya, nilai rapor pun menjadi jeblok.
Situasi ini membuat Sobana prihatin. Karena itu, setelah lulus kuliah pada 2006, ia kemudian mendirikan lembaga pendidikan khusus matematika bernama Al-jabr Easy Math. "Saya lihat perkembangan pelajaran matematika mereka memprihatinkan," kata dia.

Al-jabr Easy Math tidak hanya mengajarkan anak-anak didiknya memahami konsep berhitung, tapi juga mampu mengaplikasikan pelajaran yang mereka peroleh dengan mengajari kawan lain di kelas dengan teknik adil learning. 

Dengan sistem ini, Sobana berharap anak didiknya mampu belajar untuk menjadi pemimpin di kemudian hari. Al-Jabr Easy Math juga menerapkan accelerated learning. Sistem ini akan memberikan cara ringkas memecahkan soal-soal matematika. "Bila di sekolah mereka diajari 6 langkah pengerjaan, di sini kami ajari 3 langkah lebih cepat Ringkas tapi tetap masuk logika," ujar Sobana.

Konsep accelerated learning, imbuhnya, juga akan memacu siswa terbiasa menghadapi soal-soal matematika yang pelik. Sebab, siswa akan diberikan soal secara terus menerus.Sobana menetapkan biaya kursus berdasar program dan tingkat pendidikan. Biaya kursus privat untuk tingkat sekolah dasar (SD) sebesar Rp 50.000, sekolah menengah pertama (SMP) Rp 60.000. dan sekolah menengah umum (SMU) Rp 70.000 sekali mengikuti pelajaran.

Sedangkan, jika siswa memilih bergabung dengan kelas, biaya kursusnya sebesar Rp 150.000 per bulan atau Rp 750.000 hingga 1 juta per semester. Agar usahanya berkembang, Sobana pun menawarkan kemitraan Al-jabr Easy Math. Untuk menjadi mitra, investor cukup merogoh kocek untuk investasi awal sebanyak Rp 8 juta saja. Investasi ini sudah termasuk alat promosi seperti banner dan brosur, CD pendidikan, kaos siswa dan pengajar, perlengkapan administrasi, dan pelatihan untuk tenaga pendidik.

Dengan omzet sebesar Rp 15 juta per bulan. Sobana menjanjikan, modal mitra akan balik setelah 3 bulan membuka usaha ini. Sobana tidak berharap mendapat banyak mitra karena ia memang membatasi jumlah mitranya. Tiap kecamatan, kami hanya akan menerima satu mitra, katanya. Tujuannya, untuk menjaga tingkat persaingan antara mitra dan sekolah.

Tapi, sudah hampir 2 tahun menawarkan kemitraan, Al-Jabr Easy Math baru punya satu mitra. Konsultan Wirausaha Khoerussalim Ikhsan menilai, jumlah mitra Al-Jabr Easy Math yang masih minim lantaran pasar belum tahu keunggulan kursus matematika ini. "Kursus matematika sekarang banyak, untuk memenangkan pasar perlu ada yang unik," katanya. Ia mencontohkan, penggunaan alat bantu hitung atau metode yang beda dari tempat kursus lain.

Biaya investasi yang murah memang bisa menjadi daya tarik sendiri. Tetapi, agar lebih terkenal lagi namanya perlu promosi yang lebih gencar. Selain itu, metode pengajaran matematika juga perlu ditingkatkan, termasuk peningkatan tim pengajar yang memang jago. 

Niih Alamatnya yang Kepingin Bermitraa,Kudoain SUKSES AMIIINN
Al-Jabr Easy Math Jl. Raya Bojong Bede, Citayam, Bogor,Jawa Barat Telp. 021-37507808

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/



Wirausahawan ditargetkan capai 1% dari penduduk



Pemerintah menargetkan t.ihun ini jumlah wirausahawan mencapai I % dari jumlah penduduk 237.6 juU jiwa, sementara Hipmi menilai program kewirausahaan harus menjadi gerakan massal.

Menkop UKM Sjariludin Hasan mengatakan pihaknya siap menggenjot kewirausahaan pada tahun ini agar mendekati porsi 1 % dari total penduduk 237,6 juta jiwa dengan menggandeng lembaga pendidikan dan korporasi untuk mencetak wirausaha baru.

"Tahun lalu baru terdapat sekitar 0.18% dari jumlah penduduk dan nada tahun ini akin diupayakan agar porsinya bisa mendekati 1%," katanya kemarin Dia mengakui tidak mudah mencetak wirausaha baru yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat, tetapi akan terus diupayakan dengan meningkatkan pendidikan dan pembinaan kewirausahaan oleh seluruh kementerian, serta menggandeng seluruh pemangku kepentingan dan pengusaha.
Menurut Menkop peningkatan jumlah wirausahawan akan tumbuh lebih cepal yang ditopang meningkatnya kesadaran di kalangan akademisi tentang pentingnya kewirausahaan dan telah masuk dalam kurikulum di perguruan tinggi.

Potensi pertumbuhan wirausaha baru juga menjadi semakin besar dengan adanya berbagai kegiatan pelatihan, pendiri-an inkubator bisnis dan penghargaan bagi wirausaha baru yang merangsang minat generasi muda untuk berwirausaha.

Pada 201D dari program Kemenkop saja telah diberikan pelatihan kewirausahaan Ivigi 7.693 sarjana dan sudah ada 1.249 orang yang mengajukan propos.il rencana bisnis yang mayoritas memiliki poten i usaha layak untuk dikembangkan dan didukung pembiayannva.

"Kami menargetkan peningkatan jumlah wirausaha baru minimalnya 1.000 sirjana wirausaha setiap tahunnya dengan mengintensitkan pelatihan dan pembinaan sampai proses bisnisnya."
Erwin Aksa, Ketum Himpunan pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengatakan program kewirausahaan harus gerakan massal untuk mencapai iar get tersebut. rogram yang akan diluncurkan oleh Presiden SBY pada ami Februari 2001 merupakan bagian dan gagasan organisasi pengusaha muda nasional tersebut.
Selain pencanangan gerakan eiitrepw-iwurships secara asmi oleh PresidenSBY, Hipmi juga akan melakukan hal sama pada waktu berbeda yang dipusatkandi Bandung. Jabar pada Jum.

"Dukungan itu karena sulit melihat Indonesia yang bermetamorfosis menjadi negara maju bila jumlah pengusahanya masih .sedikit," ujarnya kemarin. Berdasarkan kajian, sebuah negara akan berkembang dalam sektor usaha jika telah memiliki pelaku wirausaha sebesar 2% dari jumlah penduduknya.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Pegadaian Usung Inovasi untuk UMKM




Dalam rangka mengembangkan dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Perum Pegadaian mengembangkan layanan inovatif melalui pinjaman gadai dan fidusia yang mengedepankan proses pelayanan cepat. Dengan pelayanan cepat, pangsa pasar bisnis Pegadaian akan menjadi lebih luas.
Demikian penjelasan Pit Direktur Utama Perm Pegadaian Budiyanto usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakomas) Perum Pegadaian 201 1 di Jakarta, beberapa waktu laju.Menurut dia, pengembangan UMKM dilakukan melalui kemudahan akses pembiayaan yang meliputi bantuan pinjaman untuk modal, pengembangan manajemen, dan pemasaran. Ini dilakukan melalui pembentukan inkubator serta pendampingan.

Budiyanto menyebut-kan, UMKM menjadi salah satu andalan yang dapat terus dikembangkan "untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Apalagi, selama ini UMKM terbukti memunyai semangat juang tinggi untuk bertahan dan berkembang (survival). Jadi, tidak mengherankan meski kondisi perekonomian sedang mengalami kesulitan, UMKM mampu bertahan dan bahkan terus berkembang.

Karena itu, melalui penciptaan layanan inovatif dalam pembiayaan, ke depan. Pegadaian akan semakin kukuh menancapkan perannya dalam mendukung pelaku UMKM sehingga bisa terus berkembang.
"Dari usaha mikro, menjadi usaha kecil, dan lalu menengah. Modal yang diberikan sedapat mungkin untuk kegiatan produktif. Jadi dimanfaatkan untuk usaha," Dari data yang ada, total kredit yang disalurkan Perum Pegadaian hingga akhir 2010 mencapai Rp 63,7 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi pada 2009 yang hanya Rp 48.36 triliun, berarti ada kenaikan sebesar 32 persen. Sementara itu, perolehan laba sebelum pajak Pegadaian selama 2010 mencapai Rp 1,46 triliun.

Pada 2010, pendapatan dari gadai barang oleh masyarakat masih mendominasi perolehan pendapatan Pegadaian. Karena itu, perusahaan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan menambah sejumlah gerai/kantor cabang pada 2011.

Besarnya sumbangsih bisnis gadai barang memicu perusahaan untuk mencari dana baru, sehingga kebutuhan kredit untuk masyarakat dapat terpenuhi. Permintaan kredit darisektor UMKM masih besar, terutama di Indonesia bagian timur. Karena itu, Pegadaian mencari tambahan dana sebesar Rp 5,2 triliun agar target penyaluran kredit sebesar Rp 84, triliun dapat dicapainya.

Dalam hal ini, Pegadaian juga akan menerbitkan obligasi dan dukungan dana dari perbankan. Perbankan yang siap memberi dukungan dana, antara lain Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA, dan Bank Mandiri.
Di sisi lain, ke depan, Pegadaian mendorong setiap kantor cabang bisa melayani unit usaha berbasis syariah. Apalagi, pertumbuhan bisnis berbasis syariah terus meningkat.

Pegadaian Syariah terus tumbuh dari tahun ke tahun dengan rata-rata mencapai 26 persen. Ini karena masyarakat mulai mengerti manfaat dari usaha berbasis syariah tersebut. 

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/



ACFTA belum Pacu Gairah Pebisnis Kecil


Bisnis berskala kecil dan menengah masih berjuang memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas.
Sudah genap setahun Indonesia memberlakukan perjanjian perdagangan bebas China-ASEAN (ASEAN-China Free Trmle Agreement IACFTA). Namun, pakta itu ternyata belum mampu memacu gairah pelaku usaha kecil dan menengah Tanah Air untuk melebarkan bisnis ke mancanegara.

Hal itu tecermin dalam survei global UKM yang diumumkan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC), beberapa waktu lalu. Dalam survei terhadap 300 pelaku UKM nasional pada Oktober dan November 2010 itu terungkap mayoritas pelaku UKM belum merasakan dampak ACFTA. Survei itu juga menunjukkan kecilnya persentase UKM indonesia yang aktif dalam perdagangan internasional, terutama dengan China.

"Mayoritas responden merupakan pelaku bisnis domestik yang siklus bisnis mereka tergantung kekuatan konsumsi masyarakat Indonesia," ujarekonom HSBC untuk Indonesia dan Thailand Wellian Wiranto. Menurutnya, potensi konsumsi dari sekitar 230 juta penduduk Indonesia memang berperan dalam menjaga kepercayaan pelaku UKM terhadap prospek bisnis di dalam negeri. Akan tetapi, lanjutnya, pelaku UKM Indonesia tidak boleh cuma terpaku pada pasar domestik.

Sejauh ini, dari sekitar 45 juta pelaku UKM Indonesia, sangat minim yang terlibat dalam perdagangan internasion.il. Adapun mereka yang terlibatdalam perdagangan internasional lebih rajin melakukan impor ketimbang ekspor. Dari survei HSBC, 73"i. responden masih berorientasi impor, sedangkan yang terlibat dalam aktivitas ekspor hanya 43%.

"Namun, meski dominan impor, secara nilai, angka ekspornya lebih besar," ungkap Wellian. Sebagian dari impor itu juga terkait dengan bahan baku dan barang modal untuk stabilitas produksi sehingga membuka lapangan kerja baru. Ia optimistis jika dapat mengantisipasi sejumlah kendala yangada saat ini (lihat tabel), jumlah UKM Indonesia yang melakukan perdagangan internasional dapat naik 21%. "Kendala utama yang dihadapi UKM ini adalah tidak tersedianya kredit pembiayaan."

Konsolidasi

Sementara itu, berdasarkan paparan dalam buku Asia Free Trade Agreements; Hmv is Biisi-ness Responding yang dirilis Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) kemarin, terdapat 50 perjanjian perdagangan bebas di kawasan Asia Timur saja pada Januari 2011. Adapun 80 perdagangan bebas lainnya sedang diperiksa.

Data dalam buku itu jugamenyebutkan UKM pada khususnya masih berjuang dalam memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas itu. Konsolidasi aneka perjanjian diyakini ADB akan membantu perusahaan dan pertumbuhan ekonomi."Perjanjian perdagangan bebas akan memiliki manfaat ekonomi yang jelas. Itu tentu saja akan meningkatkan akses pasar untuk berbagai barang, jasa, keahlian, dan teknologi," kata Presiden ADB Haruhiko Kuroda.


INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/


Mencetak Wirausaha Beretika

PAKAR ekonomi David McClelland menyatakan bahwa untuk kemajuan suatu bangsa, dibutuhkan wirausaha sebanyak dua persen dari jumlah penduduk. Analisis ini diresapi betul oleh Leh Yunifar, dosen pendidikan sejarah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang mengetahui bahwa jumlah wirausaha di Indonesia baru berkisar 1,08%.


Angka tersebut pun didominasi oleh pengusaha dengan latar belakang pendidikan rendah, sehingga perluasan usaha tidak berlangsung pc sw.
Berbekal semangat perubahan, Leli yang pengusaha pakaian muslimah itu "ujug-ujug" meminta presentasi di hadapan petinggi Lembaga Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UPI, Februari lalu. Tidak disangka, presentasi yang intinya meminta kehadiran pusat inkubator bisnis di kampus para calon pendidik ini dikabulkan.

Tidak lama setelah itu, Leli diizinkan mendirikan Inkubator Bisnis LPPM UPI (IBUPI) dan menempati salah ruangan di gedung LPPM. Selama 5 bulan, sudah 25 kelompok mnh-jiswa yang "Jirawatnya" tanpa bantuan modal sama sekali. "Semuanya berbekal semangat dan niat baik," ujarnya, Selasa (6/7). Cara perekrutan kelompok usahamahasiswa binaan pun unik, yakni melalui metode "getok ular".

Hal ini untuk menghindari mahasiswa yang punya semangat sesaat saja. Karena, mcnurut dia, memulai wirausaha berani memulai komitmen. Leliyang dibantu Muhammad Ridwan, Koordinator Klinik Konsultasi Bisnis Dinas Koperasi UMKM Pemprov Jabar sebagai penasihat IBUPI, menginginkan kelompok yang dibim-bingnya mempunyai jiwa wirausaha yang komprehensif, termasuk etika bisnis. Leli gerah melihat banyaknya pe-ngusaha yang kini menjalankan usahanya tanpa etika, seperti menawarkan tubuh wanita-wanita seksi dalam menawarkan produknya. "Kampus sebagai pencetak tenaga terdidik formal berkompeten membentuk wirausaha beretika," katanya



Idealisme Leli ternyata berpadu dengan proses pembinaanberbentuk mentoring bisnis sepekan sekali. "Tanpa mentor, sia-sia. Karena mahasiswa yang turun bisnis itu bagai anak ayam mencari induk, mereka buruh bimbingan,dukungan, dan semangat,"kata Leli yang sudah dianggap ibu oleh mahasiswa-mahasiswa asuhannya. Idealisme sama terjadi di Kampus Unikom,saat lima doscnnya diundang salah satu pengusaha nasional mengikuti lokakarya wirausaha, akhir 2009 lalu. 

Sepulangnya dari sana, lima dosen tersebut mendirikan Pusat Inkubator Bisnis Mahasiswa yang mendapat dukungan langsung dari Rektor Unikom, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto."Bahkan rektor sering memberi kuliah langsung wirausaha ramai-ramai di aula besar," kata Darmazakti At-najaya, dosen sekaligus Ketua PIB Mahasiswa Unikom.

Di divisi otonom ini, Darma saling bertukar pikiran dengan puluhan mahasiswa yang sudah mempunyai usaha, dari usaha helm modifikasi hingga boneka dan sandal Jepang. "Dosen-dosen yang membina sama semangatnya. Karena kita juga berwirausaha," kata Darma saat memamerkan produk mahasiswanya pada pameran industri kreatif di Sabuga Bandung, Sabtu (10/7). 

Latar belakang wirausaha bagi dosen pembina mahasiswa wirausaha memang penting, setidaknya menurut Leli, pengalaman mereka akan membantu mahasiswa memecahkan masalah. "Minimal walaupun bukan pengusaha, mereka mempunyai perspektif pengusaha," kata Leli yang kini telah ditawari beberapa BUMN untuk membina UKM di Jawa Barat.

INFO PASAR SENI LUKIS INDONESIA:http://artkreatif.net/

Entri Populer