" Status YM ""
UKM Indonesia Sukses: Merangkai Untung dari Bisnis Florist

Merangkai Untung dari Bisnis Florist


>>>>>>Merangkai Untung dari Bisnis Florist

RANGKAIAN bunga kerap menemani dan menghiasi hari-hari Anda. Entah itu rangkaian bunga yang ditata untuk pesta ulang tahun, hari raya, atau mcmeringati hari istimewa Anda. Berbagai perayaan itu yang membuat membuat bisnis florist ini tetap semarak.

Salah satu pcbinis florist, Rosita Suwardi Wibawa, yang mendirikan Tar A Porter di Tangerang pada tahun 2010. Setahun kemudian, tepatnya, Februari 2011, ia menawarkan kemitraan usaha ini untuk mengembangkan jaringan di seluruh Indonesia. Kini, Rosita sudah menggandeng lima mitra. Selain di Jakarta, gerai Tar A Porter sudah merambah Tangerang dan Yogyakarta. Bahkan, gerai bunga ini akan dibuka di Semarang, Solo, Purwakarta, Bali, Padang, dan Kalimantan. Saat ini, kami sedang melalui tahap negosiasi dengan enam calon mitra," katanya.

Untuk menjadi mitra Tar a Porter, Rosita menawarkan tiga paket investasi kemitraan, yakni investasi senilai Rp 15 juta, Rp 55 juta, dan Rp 250 juta. Untuk paket usaha yang Rp 15 juta,mitra juga bisa memanfaatkan tempat tinggalnya sebagai lokasi bisnis," ujarnya. Sedangkan untuk paket Rp 250 juta, ia menerapkan konsep butik. Ia akan membekali mitra dengan ketrampilan merangkai bunga, beberapa modul desain rangkaian bunga, serta pendampingan selama mitra membuka gerainya.

Kepada para mitranya, Tar A Porter tidak mengutip biaya royalti ataupun management fee. Namun, untuk pernak-pernik penghias pendukung. Rosita menyarankan kepada mitra untuk membeli dari puast. "Untuk menjaga kesegaran, ada baiknya mitra membeli bahan baku di daerah mereka masing-masing," tutur Rosita. Jika mitra tidak mampu menyediakan bunga-bunga segar, Rosita siap menyuplai bahan baku dari pusat. Kamu punya trik tersendiri agar bunga-bunga yang dikirim tidak cepat layu," ucapnya lagi.

Saat ini, Tar A Porter banyak menerima pesanan rangkaian bunga yang berasal dari perusahaan. Perbandingan penjualan produk bunga kami adalah 80 persen korporat, sedangkan sisanya ritel atau pembeli biasa," kata Rosita. Harga rangkaian bunga ber variasi, mulai dari Rp 300.000-rp 2 juta. Banderol harga itu tergantung ukuran, desain, dan rangkaian bunga.

Dalam mengembangkan usaha ini, Rosita selalu fokus pada tiga hal utama, yakni jaringan, kontrol kualitas, dan servis. "Ketiganya penting untuk menjamin pelayanan prima kepada konsumen," ujarnya dengan nada promosi. Rosita memerkirakan omzet mitra berkisar Rp 500.000-Rp 2 juta per hari. Modal pengusaha bisa balik dalam tempo 4-6 bulan.

Sumber : Berita kota


Entri Populer